Benarkah Biopsi Kanker Payudara Menambah Keganasan Sel Kanker? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 18:21 WIB
Benarkah Biopsi Kanker Payudara Menambah Keganasan Sel Kanker? Ini Kata Dokter
Ilustrasi tindakan biopsi. (Shutterstock)

Suara.com - Biopsi adalah salah satu pemeriksaan untuk mendeteksi kanker payudara. Semakin dini terdeteksi, semakin cepat pula kanker bisa ditangani, dan menurunkan risiko kematian.

Tapi sayangnya banyak perempuan yang cenderung takut untuk melakukan biopsi. Sebaliknya, malah beredar informasi yang keliru bahwa biopsi meningkatkan sifat keganasan sel kanker payudara.

"Padahal biopsi tidak membuat sifat keganasan kanker berubah dan menyebabkan kanker menyebar. Biopsi justru sangat penting dilakukan untuk memperoleh diagnosis yang jelas," ujar Spesialis Bedah Onkologi,  dr. Farida Briani Sobri, SpB(K)Onk dalam acara diskusi CISC, Sabtu (2/10/2021).

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Ia menambahkan bahwa melalui pemeriksaan biopsi yang misalnya dilakukan dengan memasukan jarum inti atau core biopsy, maka pasien dan dokter akan bisa berdiskusi rencana pengobatan yang akan dijalani.

Semakin rencana pengobatan dipersiapkan dan dilakukan, dan stadium kanker yang masih rendah, akan meningkatkan peluang hidup.

Data WHO menunjukan pasien kanker payudara yang sudah tahap stadium lanjut atau stadium 4 meningkatkan risiko kematian, dan mirisnya masyoritas kanker payudara baru menjalani biopsi atau melakukan pemeriksaan saat kanker sudah stadium lanjut.

Berdasarkan analisis data di RS Sardjito (Sinaga, 2017), 70,9 persen pasien kanker payudara berada pada stadium lanjut. Angka kesintasan 5 tahun kanker payudara dari analisis yang sama adalah 51,07 persen.

Dari data yang sama, risiko kematian pasien kanker payudara kelompok stadium dini atau stadium awal 84 persen lebih kecil dibandingkan kelompok stadium lanjut.

"Dengan biopsi memungkinkan dokter bersama-sama dengan pasien membuat rencana pengobatan yang tepat untuk pasien sebelum terapi dilakukan," pungkas dr. Farida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin untuk Pasien Kanker, Bolehkah? Ini Jawaban Dokter Spesialis

Vaksin untuk Pasien Kanker, Bolehkah? Ini Jawaban Dokter Spesialis

Jakarta | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Bolehkah Pasien Kanker Dapat Vaksin Covid-19? Ini Rekomendasi PAPDI

Bolehkah Pasien Kanker Dapat Vaksin Covid-19? Ini Rekomendasi PAPDI

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Ingin Sembuh dari Kanker, Qomar Jalani Kemoterapi hingga Seperti Kesetrum

Ingin Sembuh dari Kanker, Qomar Jalani Kemoterapi hingga Seperti Kesetrum

Entertainment | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB