Cegah Anak Jadi Pelaku Bullying, Pakar: Hati-hati Jika Membentak Anak!

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 19:10 WIB
Cegah Anak Jadi Pelaku Bullying, Pakar: Hati-hati Jika Membentak Anak!
Ilustrasi bullying. (Shutterstock)

Suara.com - Segala aksi bullying, apapun alasannya tidak akan bisa dibenarkan. Itulah mengapa orangtua harus bisa mencegah anak agar tidak jadi pelaku bullying.

Pendiri Yayasan Sejiwa, Diena Haryana mengatakan faktor terbesar yang membuat anak jadi pelaku bullying, tidak lepas dari peran orangtua dan lingkungan yang tidak bisa memberikan contoh.

Salah satunya kebiasaan membentak anak, membuat mereka jadi menerima kebencian. Kondisi ini yang akhirnya membuat anak seolah menyampaikan kebencian adalah sesuatu yang lumrah, sehingga ia tidak sungkan membully orang yang lebih lemah dari dia.

"Orangtua kalau melihat anak, penuh dengan mata marah, siap menghardik, siap membandingkan, mengkritik. Anak menerima itu semua dan dia menerima kebencian, dia menerima kekasaran dan itulah yang akan dikeluarkan juga kepada orang lain," ujar Diena dalam acara diskusi #EUSocialDigiThon, Sabtu (2/10/2021).

Ilustrasi ibu marah pada anak. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu marah pada anak. (Shutterstock)

Sehingga kata Diena, untuk mencegah anak jadi pelaku bullying bisa dengan cara memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak, menunjukan bahwa hubungan sesama manusia adalah hubungan yang indah.

Caranya bisa dengan orangtua memberi contoh pakai tutur kata yang baik, berterimakasih, minta maaf, minta tolong, jika anak melakukan sesuatu yang baik maka pujilah, atau dengan tindakan sederhana menepuk bahu.

"Maka sebenarnya orangtua mengajarkan kasih sayang, mengajarkan bahwa hubungan antar manusia itu harus indah. Ini karena anak itu merekam apa saja yang dilakukan orangtua," jelas Diena.

Berkomunikasi dengan bahasa cinta dari orangtua ke anak bisa melatih anak memiliki tutur kata dan sikap yang baik, yang nantinya ia juga akan menebarkan cinta untuk orang lain.

"Ayo kita isi anak kita dengan isian cinta, dari mulai bangun tidur apa yang dikatakan kepada dia. Nak, good morning i love you. Insyaallah dia hanya bisa membagikan cinta kepada orang lain," pungkas Diena.

Baca Juga: Warga Tuban Bacok Tetangga Gegara Tersinggung Dihina Miskin Tak Punya Rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI