3 Penyebab Umum Orang-Orang Merasa Insecure, Kamu Termasuk?

Senin, 04 Oktober 2021 | 15:42 WIB
3 Penyebab Umum Orang-Orang Merasa Insecure, Kamu Termasuk?
Ilustrasi Insecure. (freepik)

Suara.com - Anda tentu sering mendengar orang-orang berbicara tentang insecurity, atau perasaan cemas, khawatir, takut, atau tidak mampu hingga akhirnya membuat seseorang merasa tidak aman.

Insecure sebenarnya normal terjadi di kehidupan sehari-hari. Tetapi pada beberapa orang, perasaan ini konstan terjadi hingga membuatnya berpikir berlebihan tentang sesuatu yang belum terjadi.

Ada berbagai hal yang dapat memicu rasa insecure. Berdasarkan Psychology Today, berikut tiga hal yang paling umum.

1. Akibat kegagalan atau penolakan yang baru dialami

Peristiwa yang baru saja terjadi bisa sangat memengaruhi suasana hati dan cara berpikir seseorang tentang diri mereka sendiri. Terlebih jika itu penolakan atau kegagalan.

Dalam artikel berjudul Emotional First Aid: Healing Rejection, Guilt , Failure, and Other Everyday Hurts, Psychology Today, oleh blogger Guy Winch menyatakan bahwa penolakan pasti membuat seseorang melihat dirinya sendiri dan orang lain secara negatif.

Pada orang-orang yang sudah memandang rendah diri mereka sendiri, mereka akan menjadi sangat sensitif terhadap kegagalan.

Ilustrasi insecure
Ilustrasi insecure

2. Kurang percaya diri karena kecemasan sosial

Banyak orang merasa kurang percaya diri dalam situasi sosial seperti dalam pertemuan keluarga, wawancara, atau saat berkencan.

Baca Juga: 6 Alasan Kucing Mengeluarkan Air Liur, Pertanda Cemas hingga Kesakitan

Pengalaman masa lalu bisa menjadi pemicu rasa kurang percaya diri ini. Misalnya, dahulu pernah menjadi korban perundungan di sekolah atau dikucilkan dari pertemanan.

Selain itu, memiliki orang tua yang sangat kritis, atau selalu menekan, juga dapat membuat seseorang selalu memikirkan anggapan orang lain terhadap dirinya.

Jenis rasa insecure seperti itu umumnya didasarkan pada keyakinan menyimpang tentang harga diri mereka dan tentang sejauh mana orang lain menilai mereka.

3. Akibat terlalu perfeksionis

Beberapa orang memiliki standar yang sangat tinggi untuk semua yang dikerjakannya. Hal itu akan membuat mereka harus menjadi yang terbaik dalam segala bidang.

Sayangnya, hidup tidak selalu berjalan seperti yang diinginkan. Bahkan, ketika sudah bekerja keras. Ada hasil yang setidaknya hanya bisa sampai standar tertentu di luar kendali kita.

Rasa perfeksionis bisa memicu perilaku menyalahkan diri sendiri karena tidak sempurna, sehingga menyebabkan rasa insecure dan tidak berharga.

Menyalahkan diri sendiri akibat merasa tidak cukup baik dapat menyebabkan depresi dan kecemasan, gangguan makan, atau kelelahan kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI