Pencemaran Paracetamol di Teluk Jakarta Bisa Membahayakan Kesehatan, Jika Hal Ini Terjadi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:15 WIB
Pencemaran Paracetamol di Teluk Jakarta Bisa Membahayakan Kesehatan, Jika Hal Ini Terjadi
Penampakan air laut di Muara Angke, Jakarta Utara yang tercemar parasetamol. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kandungan paracetamol di perairan teluk Jakarta bukan hanya menjadi bukti kalau lingkungan sudah tercemar, tapi juga bisa membahayakan kesehatan manusia. 

Farmakologi Universitas Padjajaran Bandung prof. Keri Lestari mengatakan, cemaran zat kimia paracetamol pada teluk bisa saja termakan oleh ikan-ikan yang ada di laut. Apabila ikan yang terkontaminasi itu dikonsumsi terus menerus oleh manusia, berisiko bagi kesehatan tubuh.

"Seperti halnya penggunaan parasetamol yang tidak diperlukan ataupun dalam dosis yang berlebihan, itu memiliki beberapa resiko terhadap organ seperti hati dan ginjal," kata prof Keri saat dihubungi suara.com, Senin (4/10/2021).

Meski begitu, menurutnya, kadar cemaran paracetamol yang terdapat pada tubuh ikan tentu tidak sebanyak yang terkandung dalam air teluk. Sehingga, kalaupun hanya dikonsumsi sedikit dan dalam waktu singkat tidak akan terlalu berpengaruh pada kesehatan.

Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)
Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)

"Sementara residu yang ada di ikan tidak mungkin setinggi itu (yang ada di air) karena ada proses metabolisme dan dotiksifitas dari ikan itu sendiri. Jadi kalau saya pikir hati-hati aja kalau mengonsumsi ikan. Kita harus tahu dari mana sumbernya," ucapnya.

Menurut prof Keri, temuan residu paracetamol di perairan teluk Jakarta itu menunjukan adanya limbah obat yang dibuang melalui air sungai kemudian mengalir ke muara sungai yang ada di pantai Jakarta. 

Diakuinya bahwa sejumlah industri yang menggunakan zat kimia pasti melakukan proses pembuangan setelah tidak lagi terpakai. Namun, bagi industri yang telah berizin resmi proses pembuangan limbah zat kimia tidak mungkin dibuang sembarangan hingga mencemari lingkungan.

Khusus industri kesehatan, pembuangan obat yang tidak terpakai seperti paracetamol tidak boleh dimusnahkan melalui sungai, kata prof Keri.

"Untuk proses pemusnahan obat ada macam-macam, ada yang dikubur, ada yang dihancurkan kemudian dinetralisir dengan senyawa kimia lain sehingga pada saat menuangkan ke lingkungan tidak mencemari. Itu macam-macam tergantung dari karakteristik dari obat dan prosedur," jelasnya.

baca juga

Ia menyampaikan bahwa proses pembuangan limbah obat tersebut juga harus diketahui oleh Dinas Kesehatan setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penyebab Teluk Jakarta Tercemar Paracetamol, Wagub DKI Bilang Begini

Soal Penyebab Teluk Jakarta Tercemar Paracetamol, Wagub DKI Bilang Begini

Jakarta | Selasa, 05 Oktober 2021 | 07:05 WIB

Parasetamol di Teluk Jakarta, BRIN: Butuh Teknologi Olah Limbah yang Bisa Saring Obat

Parasetamol di Teluk Jakarta, BRIN: Butuh Teknologi Olah Limbah yang Bisa Saring Obat

Tekno | Senin, 04 Oktober 2021 | 23:30 WIB

Efek Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta terhadap Manusia Belum Diketahui

Efek Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta terhadap Manusia Belum Diketahui

Tekno | Senin, 04 Oktober 2021 | 22:37 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×