Ahli Temukan Pil Antivirus untuk Turunkan Risiko Kematian Virus Corona Covid-19

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Ahli Temukan Pil Antivirus untuk Turunkan Risiko Kematian Virus Corona Covid-19
Ilustrasi pil antivirus, obat antivirus (Shutterstock)

Suara.com - Pil antivirus yang diminum dalam waktu 5 hari sejak Munculnya gejala virus corona Covid-19 bisa mengurangi separuh risiko kematian atau perawatan medis di rumah sakit.

Sebelumnya, perusahaan AS Merck telah melakukan uji coba pil antivirus yang disebut obat malnupiravir terhadap 775 orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan sakit serius.

Mereka yang meminum pil antivirus, 7,3 persen orang dibawa ke rumah sakit atau meninggal dalam waktu 1 bulan dibandingkan dengan 14 persen orang yang diberi pil tiruan.

"Ketika Anda melihat penurunan risiko rawat inap atau kematian Akibat vrus corona Covid-19 hingga 50 persen. Hal itu bisa menjadi dampak klinis yang substansial," kata Dr Dean Li, kepala laboratorium Penelitian Merck dikutip dari Express.

Bila pil antivirus ini disetujui, molnupiravir akan menjadi pengobatan oral pertama yang terbukti mengobati atau melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Ilustrasi pil antivirus. [Steve Buissinne/Pixabay]
Ilustrasi pil antivirus. [Steve Buissinne/Pixabay]

Sementara itu, NHS mengatakan 863.460 orang di Inggris telah mendapat suntikan booster vaksin Covid-19, termasuk kelompok yang rentan dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Karena, vaksin Covid-19 ini diperkirakan telah mencegah 24 juta infeksi dan lebih dari 120 ribu kematian akibat virus corona Covid-19. Tetapi, para pemimpin rumah sakit memperingatkan tim medis bisa berada di bawah tekanan berat dan menghadapi musim dingin yang sulit karena virus corona.

Sebab, jumlah pasien virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit mungkin akan meningkat lebih dari biasanya. Kantor Statistik Nasional mengatakan sekitar satu dari 85 orang di Inggris terinfeksi virus corona dalam seminggu hingga 25 September 2021.

Pakar penyakit menular Prof Mark Woolhouse mengatakan jumlah pasien virus corona Covid-19 harus menurun sebelum adanya tekanan yang cukup besar pada tim medis selama musim dingin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Spikevax Jadi Sorotan, Waspadai Efek Samping Serius Ini

Vaksin Covid-19 Spikevax Jadi Sorotan, Waspadai Efek Samping Serius Ini

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Selain Vaksin, Australia akan Gunakan Pil Molnupiravir Jadi Obat Anti Virus Corona

Selain Vaksin, Australia akan Gunakan Pil Molnupiravir Jadi Obat Anti Virus Corona

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:51 WIB

Ahli: Flu Bisa Picu Pandemi yang Lebih Bahaya dari Virus Corona Covid-19

Ahli: Flu Bisa Picu Pandemi yang Lebih Bahaya dari Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 17:07 WIB

Terkini

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×