Soal Keamanan Air Minum Kemasan, Dokter Spesialis Kandungan: BPOM Sudah Nyatakan Aman

Fabiola Febrinastri

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:38 WIB
Soal Keamanan Air Minum Kemasan, Dokter Spesialis Kandungan: BPOM Sudah Nyatakan Aman
Ilustrasi Anak Sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Menanggapi kabar tentang kandungan Bisfenol A (BPA) dalam air minum dalam kemasan (AMDK), yang dikatakan pihak-pihak tertentu bisa membahayakan kesehatan janin dan anak balita, Dr. M. Alamsyah Aziz, SpOG (K), M.Kes., KIC, dokter spesialis kandungan yang juga Ketua Pokja Infeksi Saluran Reproduksi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengatakan bahwa hal ini tak perlu dipermasalahkan, karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan aman.

Ia menyebut, kelainan bawaan yang terjadi pada anatomi janin itu memang bisa disebabkan karena adanya eksposur bahan-bahan yang berbahaya, termasuk BPA jika jumlah yang masuk ke dalam tubuh itu cukup tinggi, misalnya mencapai 250 miligram.

“Tapi kenyataannya, yang ditemukan pada ibu hamil dan janin sangat jauh di bawah rata-rata batas aman yang sudah ditetapkan BPOM, yaitu sebanyak 600 mikrogram per kilogram berat badan per hari. Jadi migrasi BPA yang terjadi pada galon guna ulang berada di bawah batas keamanan,” ujarnya, saat menjadi pembicara dalam acara diskusi media bertema “Standar Keamanan Kemasan Pangan dan Kesehatan Konsumen” yang digelar secara online, beberapa waktu lalu.

Dia minta para ibu hamil tidak khawatir menggunakan kemasan AMDK galon guna ulang, karena aman dan tidak berbahaya terhadap ibu maupun pada janinnya. Berbicara tentang ibu hamil, kata dr. Alamsyah, yang perlu diperhatikan adalah asupan gizi, makronutrien dan mikronutrien yang baik selama kehamilan. Menurutnya, hal-hal itu akan berdampak terhadap suplai kebutuhan gizi yang baik untuk pertumbuhan janin.

“Jika kebutuhan gizi ibu tidak terpenuhi, ia akan melahirkan outcome yang sangat berpengaruh pada bayi, sehingga bayi menjadi kecil. Gizi ibu yang buruk juga menyebabkan janin akan kehilangan peluang untuk memperoleh pembentukan otak yang optimal,” katanya.

Alamsyah menegaskan, pengaruh dari air dalam kemasan galon guna ulang tidak ada sama sekali. Karena pada kenyataannya, dosis yang ditemukan dalam bayi dan janin sangat kecil, bahkan 1000 kali lebih rendah dari batas aman yang ditetapkan BPOM.

“Jadi safety limitnya jauh sekali. Masalah seperti komplikasi kanker, hipertensi, pendarahan yang terjadi pada ibu hamil, itu jauh lebih besar, dan masalah seperti gizi buruk dan stunting justru ada di depan mata kita,” ucap dr. Alamsyah.

Dia juga menjelaskan, tidak semua zat berbahaya bisa menembus plasenta, karena adanya sistem pertahanan dalam tubuh.

“Plasenta memiliki pertahanan untuk meniadakan terjadinya transmisi secara vertikal, baik yang sifatnya yang seperti BPA atau seperti virus,” tukasnya.

baca juga

Selain aman untuk ibu hamil, penggunaan AMDK galon guna ulang ini juga aman dikonsumsi anak-anak balita seperti yang disampaikan dokter spesialis anak, Dr. dr. Farabi El Fouz, Sp.A, M.Kes. Menurutnya, selama kemasan itu sudah dinyatakan aman oleh BPOM dan Kemenperin, maka aman untuk dikonsumsi.

“Selama itu sesuai dengan aturan BPOM, silakan (dikonsumsi). Tapi kalau misalnya tidak sesuai, ya jangan. Selama BPOM yang mengeluarkan arahan, kita ikuti. Kalau BPOM sudah mengatakan kemasan itu aman, itu sudah jaminan mutu pasti aman,” katanya.

Pada 2021, BPOM baru saja melakukan pengujian laboratorium terhadap sampling kemasan AMDK jenis polikarbonat (PC) atau galon guna ulang. Hasilnya, ada migrasi Bisfenol A (BPA) dari kemasan galon sebesar rata-rata 0,033 bpj.

Nilai ini jauh di bawah batas maksimal migrasi yang telah ditetapkan BPOM, yaitu 0,6 bpj. BPOM memastikan kepada masyarakat bahwa AMDK galon guna ulang yang beredar, hingga kini aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, BPOM juga melakukan pengujian cemaran BPA dalam produk AMDK. Hasil uji laboratorium (dengan batas deteksi pengujian sebesar 0,01 bpj) menunjukkan cemaran BPA dalam AMDK tidak terdeteksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! 5 Tips Aman Mengonsumsi Air Minum dalam Kemasan

Catat! 5 Tips Aman Mengonsumsi Air Minum dalam Kemasan

Health | Kamis, 30 September 2021 | 16:12 WIB

Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM

Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM

Press Release | Rabu, 08 September 2021 | 15:11 WIB

Survei: Konsumen Indonesia Makin Tertarik Air Minum Kemasan Ramah Lingkungan

Survei: Konsumen Indonesia Makin Tertarik Air Minum Kemasan Ramah Lingkungan

Bisnis | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:29 WIB

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Ahli Kimia ITB Pastikan BPA Dalam Galon Guna Ulang Aman Dikonsumsi

Ahli Kimia ITB Pastikan BPA Dalam Galon Guna Ulang Aman Dikonsumsi

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 06:44 WIB

PWNU Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Terbukti Suci

PWNU Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Terbukti Suci

Jatim | Sabtu, 20 Maret 2021 | 18:44 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×