Long Covid-19 Lebih dari 4 Minggu Bisa Sebabkan Kerontokan Rambut

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 06 Oktober 2021 | 15:09 WIB
Long Covid-19 Lebih dari 4 Minggu Bisa Sebabkan Kerontokan Rambut
Ilustrasi kerontokan rambut (Pixabay)

Suara.com - Kerontokan rambut biasanya bukan hal yang perlu dikhawatirkan, tetapi bisa menjadi pertanda masalah medis. Orang bisa mengalami kerontokan rambut antara 50 dan 100 rambut sehari tanpa disadari.

Beberapa jenis kerontokan rambut bersifat permanen, seperti kebotakan pada pria dan wanita. Jenis kerontokan rambut ini biasanya terjadi dalam keluarga.

Dilansir dari Express, jenis kerontokan rambut lainnya mungkin juga bersifat sementara yang biasanya disebabkan oleh:

  1. Penyakit
  2. Tekanan
  3. Pengobatan kanker
  4. Penurunan berat badan
  5. Kekurangan zat besi
Ilustrasi kerontokan rambut. (Shutterstock)
Ilustrasi kerontokan rambut. (Shutterstock)

Para peneliti pun melakukan survei laporan diri cross-sectional dari 530 pasien yang memenuhi syarat pulih dari virus corona Covid-19 akur pada April 2021.

Setelah membandingkan skor kualitas hidup terkait kesehatan yang diperkirakan oleh survei antara peserta tanpa gejala dan mereka yang menderita virus corona Covid-19 dalam waktu lama.

Penelitian ini menemukan beban penyakit substansial yang disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Dalam penelitian ini, 44 persen peserta melaporkan setidaknya satu gejala setelah empat minggu berlalu, sejak gejala pertama virus corona Covid-19 dimulai.

Adapun gejala Long Covid-19 yang paling umum termasuk kekelahan dan alopecia. Alopecia biasanya terjadi disertai gejala lain, berupa suhu tinggi dan nyeri sendi.

Selain itu, peneliti juga menemukan perempuan mengalami lebih banyak gejala Long Covid-19 yang menyiksa dibandingkan pria dan kelompok tanpa gejala.

Terlepas dari itu semua, tidak ada perbedaan keseluruhan antara kelompok dalam ha usia dan riwayat medis.

Karena lamanya Long Covid-19 bervariasi, para peneliti menjelaskan bahwa kualitas hidup yang hilang selama seseorang mengalami Long Covid-19 jauh lebih besar daripada orang yang menderita penyakit mirip flu.

Dalam penelitian sebelumnya di Jepang, kualitas hidup pasien Long Covid-19 dibandingkan dengan orang dengan penyakit akut mirip flu. Hasilnya, para peneliti merekomendasikan tindakan pencegahan yang efektif virus corona Covid-19.

Karena, peran vaksin Covid-19 terhadap Long Covid-19 belum jelas. Jika Anda mengalami kerontokan rambut akibat Long Covid-19 atau tidak, jangan terlalu khawatir dahulu.

Sebagian besar kerontokan rambut tidak memerlukan perawatan, seperti kerontokan rambut sementara, kerontokan rambut karena usia, dan masalah kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejalanya Mirip, Ini 4 Perbedaan Virus Corona Covid-19 dan Flu Biasa

Gejalanya Mirip, Ini 4 Perbedaan Virus Corona Covid-19 dan Flu Biasa

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:16 WIB

Penelitian Baru: Vaksin Covid-19 Pfizer 90 Persen Tetap Efektif Selama 6 Bulan

Penelitian Baru: Vaksin Covid-19 Pfizer 90 Persen Tetap Efektif Selama 6 Bulan

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Waspada, 6 Kondisi Ini Tingkatkan Risiko Kematian akibat Covid-19 setelah Vaksinasi

Waspada, 6 Kondisi Ini Tingkatkan Risiko Kematian akibat Covid-19 setelah Vaksinasi

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB