alexametrics

Jelang Hari Kesehatan Nasional, Akan Digelar Parade Ribuan Mural Anti Rokok

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Jelang Hari Kesehatan Nasional, Akan Digelar Parade Ribuan Mural Anti Rokok
Mural Anti Rokok. (Program pembaharu muda 3.0)

Mural yang dihadirkan tidak hanya dilukis di dinding tapi juga di kertas, caping, hingga mural di media sosial.

Suara.com - Pada November mendatang, akan ada ribuan mural dalam parade mural yang mengangkat isu anti rokok dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang jatuh pada 12 November 2021.

Aksi mural ini dilakukan oleh para Pembaharu Muda 3.0 yang difasilitasi oleh Yayasan Lentera Anak bersama komunitas mural di 8 kota Indonesia, yakni Madiun, Malang, Bogor, Jakarta, Banggai, Riau, Medan, dan Yogyakarta.

Mural yang dihadirkan tidak hanya dilukis di dinding tapi juga di kertas, caping, hingga mural di media sosial untuk mendukung penurunan prevalensi merokok di Indonesia, khususnya perokok pemula usia anak.

“Lentera Anak berpandangan kaum muda perlu didukung, diberdayakan dan dilibatkan dalam berbagai upaya edukasi, kampanye dan advokasi yang bertujuan melindungi anak dan kaum muda dari target pemasaran industri rokok,” kata Rama Tantra, Youth Empowerment Officer Lentera Anak, dalam acara diskusi Jumat (8/10/2021).

Baca Juga: Khawatir Mengganggu, Legislator Ingatkan Polri Tak Gelar Lomba Mural di Tempat Umum

Mural Anti Rokok. (Program pembaharu muda 3.0)
Mural Anti Rokok. (Program pembaharu muda 3.0)

Sebanyak 17 anak muda terpilih menjadi anggota Pembaharu Muda 3.0, berusia 18 hingga 23 tahun, yang tertarik dengan permasalahan rokok di Indonesia dan ingin mengambil peran membuat perubahan melalui aksi nyata.

Aksi ribuan mural ini juga merupakan inisiasi para anak muda yang terpilih, yang tidak hanya bekerjasama dengan komunitas mural tapi juga kelompok komunitas motor di Madiun, seperti yang diinisiasi Adelia Kusuma Prasetiyo Putri.

"Kami juga akan bekerjasama dengan sejumlah komunitas di kota kami, seperti komunitas motor, untuk menguatkan dukungan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak dari bahaya rokok,” kata pegiat Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Madiun ini.

Apalagi, kata Adelia, bentuk kolaborasi ini jadi cerminan komunitas yang terdiri dari perokok aktif ini sebagai bentuk dukungan perlindungan anak dari rokok.

“Kami ingin tidak hanya mahasiswa Kesehatan Masyarakat atau pegiat Kesehatan yang peduli. Tapi kami ingin mengajak semua masyarakat peduli tentang pentingnya anak sebagai generasi penerus bangsa yang harus dilindungi,” jelas Adelia.

Baca Juga: Pemprov DKI Berencana Hiasi Cikini Dengan Mural

Di Madiun sendiri rencananya mural akan ditampilkan di pusat kota, yang bahkan sudah bekerjasama dengan pemerintah kota terkait yang mendukung kampanye perlindungan anak dari rokok.

Komentar