Peneliti Jepang Temukan Virus Yezo akibat Gigitan Kutu, Gejalanya Demam dan Nyeri

Yasinta Rahmawati

Senin, 11 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Peneliti Jepang Temukan Virus Yezo akibat Gigitan Kutu, Gejalanya Demam dan Nyeri
Ilustrasi kutu penyebab tick borne virus. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan di Jepang baru-baru ini kembali menemukan virus yang ditularkan melalui gigitan kutu, yakni virus Yezo. Virus ini diketahui dapat memicu demam dan penurunan trombosit darah serta sel darah putih .

"Setidaknya tujuh orang telah terinfeksi virus baru ini di Jepang sejak 2014, tetapi, sejauh ini, tidak ada kematian yang dikonfirmasi," kata Keita Matsuno, ahli virologi di Institut Internasional untuk Pengendalian Zoonosis Universitas Hokkaido, dikutip dari WebMD.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan bulan lalu di Nature Communications, awalnya virus Yezo yang diketahui adalah pada seorang pria berusia 41 tahun yang dirawat di rumah sakit di Sapporo, Jepang.

Pada pertengahan Mei 2019, ia mengalami demam tinggi, kehilangan nafsu makan, dan nyeri tungkai bawah pada kedua sisi.

Gejalanya dimulai empat hari setelah dia mengunjungi hutan terdekat dan tiga hari setelah dia menemukan kutu menempel di perut kanannya.

Tes menunjukkan bahwa pria itu memiliki kadar sel darah putih dan trombosit yang rendah, komponen darah yang membantu mencegah atau menghentikan pendarahan melalui pembekuan.

Dokter berasumsi bahwa dia menderita penyakit yang ditularkan melalui kutu dan memberinya berbagai antibiotik. Selama belasan hari ia harus dirawat di rumah sakit, namun berangsur-angsur pulih dan gejalanya sembuh.

Tetapi selama hari-hari itu, tes gagal mengidentifikasi bukti infeksi dari penyakit tick-borne (gigitan kutu) yang diketahui, termasuk penyakit Lyme dan tularemia.

Pasien kedua muncul dengan gejala yang sama setelah gigitan kutu pada Juli 2020.

baca juga

Para penulis  penelitian mengatakan, mereka mampu mengidentifikasi jejak virus yang sama yang tidak diketahui dalam darah kedua pasien.

Dari sampel-sampel ini, peneliti mampu mengidentifikasi secara genetik bug misterius sebagai bagian dari keluarga virus yang semuanya disebarkan oleh kutu, yang disebut orthonairovirus. Mereka memutuskan untuk sementara menyebutnya virus Yezo (YEZV), mengacu pada nama historis Hokkaido, pulau besar tempat virus itu pertama kali ditemukan.

"Semua kasus infeksi virus Yezo yang kami ketahui sejauh ini tidak menyebabkan kematian, tetapi kemungkinan besar penyakit itu ditemukan di luar Hokkaido, jadi kami perlu segera menyelidiki penyebarannya," kata Keita Matsuno.

Virus Yezo paling dekat hubungannya dengan virus Sulina dan virus Tamdy, yang masing-masing telah terdeteksi di Rumania dan Uzbekistan. Ada laporan bahwa virus Taddy telah menyebabkan demam akut pada orang-orang di China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Cepat Basmi Nyamuk di Rumah, Mudah dan Ekonomis

6 Cara Cepat Basmi Nyamuk di Rumah, Mudah dan Ekonomis

Lifestyle | Senin, 11 Oktober 2021 | 09:52 WIB

Sakit Punggung Bisa Diredakan dengan Olahraga, Begini Caranya

Sakit Punggung Bisa Diredakan dengan Olahraga, Begini Caranya

Health | Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:38 WIB

Terungkap! Suga BTS Telah Produksi Lagu untuk Artis Jepang OMI

Terungkap! Suga BTS Telah Produksi Lagu untuk Artis Jepang OMI

Your Say | Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

×