alexametrics

Sakit Punggung Bisa Diredakan dengan Olahraga, Begini Caranya

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Sakit Punggung Bisa Diredakan dengan Olahraga, Begini Caranya
Nyeri atau sakit punggung. (Shutterstock)

Peneliti masih mencari tahun bagaimana olahraga menyembuhkan sakit punggung.

Suara.com - Orang-orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk di depan komputer atau melakukan pekerjaan mengangkat beban berat mungkin sering mengalami sakit punggung.

Alih-alih diam beristirahat, menggerakan tubuh justru dapat meringankan rasa sakitnya, lapor The Conversation. Sebab, secara umum, olahraga dapat meringankan rasa sakit dan mencegah sakit punggung di waktu lain.

Selain itu, menggerakkan tubuh atau berolahraga dapat meningkatkan daya tahan dan kelenturan tubuh serta mengembalikan kekuatan.

Bagaimana aktivitas fisik dapat meringankan sakit punggung?

Baca Juga: Waspadai Sakit Punggung Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius!

Sebenarnya alasan spesifik mengapa aktivitas fisik bisa meringankan sakit punggung dan bagaimana cara kerjanya masih diteliti. Ahli juga sedang menganalisis 'dosis' yang tepat untuk menghilangkan rasa sakitnya.

Sementara menurut pandangan tradisional, keyakinannya berfokus pada bagaimana olahraga berdampak pada struktur di sekitar tulang belakang.

Meski teori ini disebut masuk akal, tetapi belum sepenuhnya menjelaskan mengapa olahraga bisa meredakan sakit punggung.

Ilustrasi Olahrarga di rumah. [Lemonilo]
Ilustrasi Olahrarga di rumah. [Lemonilo]

Pada dasarnya, olahraga dapat mengurangi kepekaan terhadap terhadap rangsangan yang berpotensi merusak. Hal ini disebut hipoalgesia diinduksi olahraga.

Sebuah studi terhadap orang dewasa menunjukkan satu kali latihan aerobik intensitas tinggi dapat memicu efek pnghilang rasa sakit selama kurang lebih 30 menit setelahnya.

Baca Juga: Apakah Yoga Bisa Membantu Menyembuhkan Sakit Punggung?

Efek menghilangkan rasa sakit ini didorong oleh beberapa mekanisme, terutama pelepasan zat pereda nyeri seperti endocannabinoid, adrenalin, noradrenalin, endorfin, dan serotonin, di sistem saraf serta melalui peredaran darah.

Neurotransmitter tersebut tidak hanya mengurangi rasa sakit secara langsung, tetapi juga meningkatkan suasana hati.

Mekanisme lain yang diduga terlibat dalam hipoalgesia adalah pembentukan koneksi baru dan bermanfaat dalam sistem saraf, disebut neuroplastisitas.

Meski prosesnya lebih lambat dari pelepasan neurotransmitter, diyakini neuroplastisitas ini menyebabkan penurunan rasa sakit.

Jadi, sementara peneliti masih mencari kepastian bagaimana olahraga dapat meredakan sakit punggung, secara umum aktif bergerak akan mengaktifkan efek penghilang rasa sakit di tubuh.

Komentar