alexametrics

Mengenal Hipoglikemia, Kondisi yang Sempat Bikin Dorce Gamalama Drop

Bimo Aria Fundrika
Mengenal Hipoglikemia, Kondisi yang Sempat Bikin Dorce Gamalama Drop
Dorce Gamalama di rumah duka Elly Kasim. [Ismail/Suara.com]

Ia mengatakan, jika kadar gula darah turun terlalu rendah, diperlukan perawatan segera untuk menghindari risiko seperti kejang, pingsan, hingga kerusakan otak.

Suara.com - Artis sekaligus presenter senior Dorce Gamalama baru-baru ini dikabarkan turun kondisi kesehatannya. Belakangan ia diketahui didiagnosis mengalami hipoglikemia.

Menanggapi hal tersebut, dr. Fakhrunnisa, Sp.S, Dokter Spesialis Saraf Primaya Hospital Bekasi Barat, hipoglikemia adalah istilah medis yang mengacu pada kondisi ketika kadar gula atau glukosa dalam darah terlalu rendah.

“Glukosa adalah sumber energi utama untuk otak dan tubuh. Kisaran normal kadar glukosa darah 70-140 miligram per desiliter (mg/dL). Kadar pada setiap orang berbeda berdasarkan makanan terakhir dan hal-hal lain, termasuk obat-obatan yang diminum," kata Fakhrunnisa.

Ia mengatakan, jika kadar gula darah turun terlalu rendah, diperlukan perawatan segera untuk menghindari risiko seperti kejang, pingsan, hingga kerusakan otak.

Baca Juga: Dorce Gamalama Drop karena Hipoglikemia, Dokter Ungkap Penyebabnya

Dorce Gamalama [Instagram/@dg_kcp]
Dorce Gamalama [Instagram/@dg_kcp]

Glukosa berperan menyediakan energi yang dibutuhkan untuk kinerja tubuh sehari-hari. Organ yang paling memerlukan glukosa adalah otak.

Otak manusia penuh dengan neuron yang terus memanfaatkan glukosa untuk menjalankan fungsi seperti berpikir, belajar, dan mengingat sesuatu. Ketika otak tidak mendapatkan cukup glukosa, neuron tidak memiliki bahan bakar yang dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan seluruh tubuh dan tak dapat melakukan tugasnya dengan baik.

dr. Fakhrunnisa, Sp.S mengatakan bahwa hipoglikemia terjadi antara lain karena penggunaan insulin dan penggunaan obat lain yang tidak sesuai dengan dosis oleh penderita diabetes.

Penyebab lainnya adalah kurangnya asupan karbohidrat yang diproses oleh tubuh menjadi glukosa, menjalankan puasa berlebih atau terlambat makan, melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, mengkonsumsi minuman beralkohol berlebih, produksi insulin berlebih oleh tubuh, kekurangan hormon yang bertugas mengatur produksi glukosa, serta mengalami penyakit kritis tertentu seperti hepatitis, sirosis hati, atau tumor pankreas.

Penderita diabetes lebih rentan mengalami hipoglikemia karena obat-obatan dan insulin yang digunakan melebihi dosis. Insulin berperan mengendalikan glukosa, termasuk menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Tapi ada risiko tubuh justru kelebihan insulin jika digunakan secara tidak tepat sehingga kadar gula darah pun tidak sekadar turun, tapi malah melorot di bawah normall.

Baca Juga: Kondisi Membaik, Dorce Gamalama Minta Pulang dari Rumah Sakit

Komentar