Kenapa Pakai Masker Terlalu Lama Bisa Sebabkan Sakit Kepala? Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:36 WIB
Kenapa Pakai Masker Terlalu Lama Bisa Sebabkan Sakit Kepala? Ini Alasannya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, masker. (Pixabay)

Suara.com - Vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari infeksi virus corona Covid-19. Tetapi, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sosial juga masih diperlukan untuk melindungi diri sendiri.

Mencuci tangan dan menjaga jarak sosial mungkin adalah hal yang mudah bagi semua orang. Tapi, pakai masker dalam waktu lama bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan sakit kepala.

Selama pandemi virus corona Covid-19, penggunaan masker pun sudah cukup membantu menurunkan risiko penularan.

Tapi, sekarang banyak orang yang mengeluhkan sakit kepala, tidak nyaman, dehidrasi dan disorientasi karena kelamaan memakai masker.

Pakai masker juga terasa lebih sulit bagi orang yang menderita pilek, batuk, asma, alergi dan ruam kulit. Tapi, semua orang harus mematuhi protokol kesehatan untuk melindungi dirinya sendiri dan orang lain.

Semua orang pun tidak boleh melepaskan dan meninggalkan masker, meskipun merasa tidak nyaman atau sakit kepala. Karena, manfaat memakai masker tetap lebih besar daripada ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Ilustrasi sakit kepala. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala. (Shutterstock)

Penyebab Sakit Kepala akibat Pemakaian Masker

Pakai masker ketat dalam waktu lama bisa menyebabkan nyeri pada sendi temporomandibular (TMJ), yang menghubungkan rahang bawah dengan bagian tengkorak lainnya.

Masker dapat mengiritasi otot dan jaringan yang memungkinkan rahang Anda bergerak. Saraf yang mempengaruhi rahang dapat mengirimkan sinyal rasa sakit yang mungkin terasa seperti sakit kepala.

baca juga

Dilansir dari Times of India, Adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah ssakit kepala akibat penggunaan masker.

  1. Hindari memakai masker yang terlalu ketat hingga menarik telinga dan mengiritasi saraf sekitarnya. Cukup pakai masker ketat ketika berada di situasi dengan risiko penularan tinggi.
  2. Perhatikan posisi rahang dan gigi. Karena, stres dan kekhawatiran bisa menyebabkan otot rahang dan gigi mengepal.
  3. Pertahankan postur yang baik, karena nyeri TMJ juga bisa disebabkan oleh postur yang buruk dan ketegangan otot.
  4. Lakukan Peregangan leher
  5. Pijat pipi dan pelipis
  6. Lakukan meditasi dan relaksasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengikat Rambut Bisa Sebabkan Rontok dan Sakit Kepala, Ini Penjelasannya!

Mengikat Rambut Bisa Sebabkan Rontok dan Sakit Kepala, Ini Penjelasannya!

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:45 WIB

Peneliti: Ibu Hamil Lebih Berisiko Terinfeksi Parah akibat Varian Delta

Peneliti: Ibu Hamil Lebih Berisiko Terinfeksi Parah akibat Varian Delta

Health | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:05 WIB

Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!

Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran

Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:17 WIB

Jawab Kritik, Waket Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Perlu Keterlibatan Koalisi Masyarakat Sipil

Jawab Kritik, Waket Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Perlu Keterlibatan Koalisi Masyarakat Sipil

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:16 WIB

Perbedaan Warm, Cool, dan Neutral Undertone untuk Bedak, Jangan Sampai Salah Shade!

Perbedaan Warm, Cool, dan Neutral Undertone untuk Bedak, Jangan Sampai Salah Shade!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:15 WIB

Hasil China Open 2026: Kalahkan Wakil Jepang, Fajar/Fikri Lolos ke Perempat Final

Hasil China Open 2026: Kalahkan Wakil Jepang, Fajar/Fikri Lolos ke Perempat Final

Sport | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:12 WIB

Apa Itu Silent Burnout? Kenali Tanda-tandanya agar Tidak Terlambat Ditangani

Apa Itu Silent Burnout? Kenali Tanda-tandanya agar Tidak Terlambat Ditangani

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:10 WIB

BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi dan Pentas Seni untuk Peringati Hari Anak Nasional

BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi dan Pentas Seni untuk Peringati Hari Anak Nasional

Jakarta | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:09 WIB

Bos Agrinas Menghindar saat Ditanya soal Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun

Bos Agrinas Menghindar saat Ditanya soal Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:05 WIB

KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?

KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:05 WIB

Tantangan Geely Coolray Duplikasi Kejayaan Proton X50 di Tengah Ketatnya Pasar SUV Indonesia

Tantangan Geely Coolray Duplikasi Kejayaan Proton X50 di Tengah Ketatnya Pasar SUV Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:05 WIB

Milos Joksic Usung Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola Bersama Garudayaksa FC

Milos Joksic Usung Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola Bersama Garudayaksa FC

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:04 WIB

×