Selain Antibodi Masih Lemah, Ini Sebab Bayi Baru Lahir Rentan Alami Infeksi Saluran Cerna

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Selain Antibodi Masih Lemah, Ini Sebab Bayi Baru Lahir Rentan Alami Infeksi Saluran Cerna
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Bayi baru lahir masih rentan terkena berbagai infeksi penyakit, salah satunya pada saluran cerna. Kondisi itu disebabkan karena sistem pencernaan anak yang belum sempurna hingga usianya mencapai 2 tahun.

"Bayi rentan alami gangguan saluran cerna karena pada dua tahun pertama mukosa atau selaput lendir pada saluran cerna bayi masih jarang dan ada jarak," jelas Dokter spesialis anak konsultan gastro hepatologi dr. Frieda Handayani, Sp.A (K)., dalam webinar Danone Indonesia, Rabu (13/10/2021).

Jika mukosa yang masih renggang itu dihinggapi zat asing seperti kuman, bakteri, virus, ataupun parasit maka bisa menyerang sel eritrosit dan masuk ke peredaran darah. Kondisi itu lah yang menyebabkan bayi jadi alami sakit pada saluran cerna, jelas dokter Frieda.

Ilustrasi bayi. (Pexels)
Ilustrasi bayi. (Pexels)

Namun demikian, kondisi rentan itu akan membaik saat anak sudah berusia 2 tahun ke atas. Karena saluran cerna perlahan akan makin sempurna hingga usia 8 tahun.

"Mukosa anak di atas 2 tahun akan rapat. Sehingga zat antigen, bakteri, virus, maupun alergen protein dari makanan juga sulit masuk di antara selaput lendir. Sehingga tidak menyerang usus dan tidak menyebabkan sakit. Antibodi juga sudah lebih baik untuk melawan kuman yang masuk," paparnya.

Dokter Frieda mengingatkan, orangtua perlu ekstra menjaga kesehatan anak selama dua tahun pertama kehidupannya. Sebab, selama masa itu juga anak mengalami masa tumbuh kembang yang paling pesat, baik secara fisik maupun kognitif. 

Jika kesehatan saluran cernanya tidak diperhatikan atau penyakit yang terjadi tidak terobati dengan benar, berisiko ganggu tumbuh kembang anak tersebut.

"Disebut periode rentan karena banyak zat bakteri, virus, parasit, mikroba yang masuk saluran cerna. Karena saluran cerna juga jadi satu-satunya tempat masuk nutrisi juga jalan masuk kuman, bakteri, virus yang ada di sekitar. Juga rentan karena daya tahan tubuh anak belum berkembang sempurna. Jadi kalau ada zat asing bisa menyebabkan gangguan atau penyakit," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Kuburan Orok di Setra Desa Adat Tauka Karangasem, Warga Kaget Ternyata Masih Baru

Misteri Kuburan Orok di Setra Desa Adat Tauka Karangasem, Warga Kaget Ternyata Masih Baru

Bali | Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:03 WIB

Kasus Pembuangan Bayi di Wonogiri, Profil Sang Ayah Bikin Warga Geleng-geleng

Kasus Pembuangan Bayi di Wonogiri, Profil Sang Ayah Bikin Warga Geleng-geleng

Surakarta | Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:35 WIB

Angka Kematian Bayi dan Balita di Surabaya Menurun, Begini Strateginya

Angka Kematian Bayi dan Balita di Surabaya Menurun, Begini Strateginya

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB