Studi di Chili: Booster Vaksin Sinovac Signifikan Turunkan Risiko Dirawat Karena Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 13 Oktober 2021 | 18:25 WIB
Studi di Chili: Booster Vaksin Sinovac Signifikan Turunkan Risiko Dirawat Karena Covid-19
Kandidat vaksin Covid-19, Sinovac. [Noel Celis/AFP]

Suara.com - Berdasarkan studi nyata pada masyarakat Chili, suntikan dosis ketiga atau suntikan booster vaksin Sinovac mampu meningkatkan perlindungan dari Covid-19 secara signifikan.

Tidak hanya itu, studi nyata ini juga menunjukan suntikan booster vaksin Sinovac mampu menurunkan risiko dirawat di rumah sakit, dari 56 persen setelah suntikan kedua, bertambah menjadi 80,2 persen.

Selain itu suntikan booster vaksin Sinovac ini, juga mampu meringankan gejala Covid-19, dari 84 persen setelah dosis kedua menjadi 88 persen setelah dosis ketiga.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Seperti diketahui, Chili adalah salah satu negara pertama yang menggunakan vaksin Sinovac. Tidak kurang dari 4,7 juta orang di Chili yang berusia 16 tahun ke atas, yang belum terinfeksi Covid-19 menerima dua dosis Sinovac.

Lalu ada sekitar 140.000 orang di negara tersebut yang sudah mendapat suntikan booster Sinovac, dan 14 hari setelah suntikan diberikan, mereka dievaluasi untuk melihat efektivitas vaksin terhadap penularan dan risiko rawat inap akibat Covid-19.

Lantaran berisiko mengalami gejala berat Covid-19, Chili punya kebijakan vaksin booster diberikan untuk para lansia, dan vaksin yang digunakan adalah buatan Sinovac.

"Hasil ini mengkonfirmasi bahwa orang yang menerima dosis ketiga CoronaVac (vaksin Sinovac), dapat terlindungi lebih baik dari infeksi dan risiko rawat inap. Hasil ini seiring dengan studi fase III Sinovac dan studi dunia nyata dari negara dan wilayah lain yang terus menggunakan CoronaVac,” kata Liu Peicheng, juru bicara Sinovac berdasarkan keterangan yang diterima suara.com, Rabu (13/10/2021).

Sementara itu, lebih dari 67 persen populasi Chili sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Hal ini jadi acuan bahwa vaksin tersebut mampu menurunkan risiko rawat inap, gejala berat bahkan kematian.

Dua dosis vaksin Sinovac punya efikasi 56 persen turunkan risiko infeksi, dan 84 persen turunkan risiko rawat inap karena Covid-19.

baca juga

Hingga September 2021, vaksin Sinovac sendiri sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA lebih dari 50 negara, termasuk izin dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan African Regulatory Working Group.

Selain itu, vaksin Sinovac sudah diberikan kepada anak di atas usia 12 tahun di Chili, Kamboja, Indonesia, Malaysia dan negara lainnya.

Kini total lebih dari 1,6 miliar dosis vaksin Sinovac sudah dikirimkan ke seluruh dunia dari total stok vaksin yang mencapai 2 miliar dosis.

Adapun vaksin Sinovac, jadi salah satu vaksin Covid-19 yang dipasok dan diekspor terbanyak dari Tiongkok, China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Covid-19, Isran Noor: Jangan Takut, Gak Ada Orang Mati Karena Vaksin

Vaksinasi Covid-19, Isran Noor: Jangan Takut, Gak Ada Orang Mati Karena Vaksin

Kaltim | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:04 WIB

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.233 Orang, 48 Jiwa Meninggal

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.233 Orang, 48 Jiwa Meninggal

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Tak Sengaja Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer, 2 Balita Kondisi Mengerikan Ini

Tak Sengaja Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer, 2 Balita Kondisi Mengerikan Ini

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×