Mira Lesmana Bicara Tentang Film dan Manfaatnya Bagi Pertumbuhan Anak

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:23 WIB
Mira Lesmana Bicara Tentang Film dan Manfaatnya Bagi Pertumbuhan Anak
Mira Lesmana. (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Sebuah film tidak hanya menyajikan alur cerita dari awal hingga akhir, tetapi juga mengandung pesan dan makna pembelajaran yang penting untuk penonton termasuk penonton anak.

Ini juga yang diungakap oleh produser film sekaligus pendiri Miles Films, Mira Lesmana. Kata Mira, sebuah nilai positif sangat penting ada terutama pada film anak-anak yang memiliki audiens anak pula.

Film, lanjutnya, bisa membangun imajinasi serta menghibur anak. Itu pada akhirnya dampak memberikan efek positif bagi kehidupan anak.

"Menurut saya, keterbukaan nilai-nilai tontonan penting. Apalagi kalau kita melihat Indonesia. Nilai toleransi itu harus kita angkat," ungkapnya dalam acara bertema Film Anak dan Kualitas Literasi Tontonan Kaum Milenial, Rabu (13/10/2021) lalu.

Meski begitu, Mira berharap film sebagai sebuah tontonan tidak hanya menampilkan sisi kebaikan saja. Sebab jika hanya dilihat dari good and kind, maka anak akan kesulitan melihat sesuatu lebih jauh.

Mira Lesmana juga tidak ingin masyarakat menilai film hanya dari persepsi orang lain, bukan menontonnya sendiri.

"Kalau orang review film untuk anak-anak, menurut saya kalau mendengar pendapat dari orang lain yang menonton, itu belum cukup," ungkapnya lebih lanjut.

"Kita contohkan saja lewat film Dua Garis Biru. Ketika trailernya muncul, semua orang menyuruh untuk tidak menonton, menyesatkan, dan ini dan itu. Dan ini membuat orang akhirnya tidak mau menonton," lanjut Mira.

Kata Mira, persepsi sepihak bisa menyesatkan dan patut diwaspadai. Ia menyarankan untuk melihat seberapa besar film tersebut mendapatkan dukungan, dan seberapa banyak orang me-review film itu secara positif.

"Kadang omongan orang lain tidak bisa kita pukul rata. Karena tingkat untuk melihat cara pandangnya berbeda-beda. Jadi menurut saya, kuncinya adalah tidak boleh melarang," ungkapnya.

"Tapi kalau kita bicara soal sensor mandiri, perlu adanya pendampingan. Mulai dari lihat sinopsis nya dulu, dan juga hasil reviewnya. Kalau misalnya buat film anak, review film bisa diambil dari portal ibu dan anak, dan itu lebih berguna dibanding mendengar apa kata orang," pungkas Mira Lesmana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kru Film Hollywood Ancam Mogok Kerja Besar-besaran, Bongkar Borok Industri Hollywood

Kru Film Hollywood Ancam Mogok Kerja Besar-besaran, Bongkar Borok Industri Hollywood

Lampung | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:20 WIB

Viral Bocah Penjual Otak-Otak Pulang Sekolah, Warganet: Masyaallah Polos

Viral Bocah Penjual Otak-Otak Pulang Sekolah, Warganet: Masyaallah Polos

Sumsel | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:18 WIB

Kru Film dan Televisi Hollywood akan Mogok Besar-besaran Pekan Depan

Kru Film dan Televisi Hollywood akan Mogok Besar-besaran Pekan Depan

Bekaci | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB