Konsumsi Garam Berlebih Picu Tekanan Darah Tinggi, FDA Ubah Pedoman soal Natrium

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Konsumsi Garam Berlebih Picu Tekanan Darah Tinggi, FDA Ubah Pedoman soal Natrium
Ilustrasi garam dapur. (Pixabay.com/Bruno /Germany)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) membuat sebuah pedoman baru tentang mengonsumsi garam pada Rabu (13/10/2021).

FDA merekomendasikan untuk mengurangi asupan garam harian rata-rata orang Amerika dari 3.400 mg menjadi 3.000 mg. Padahal, pada pedoman diet, orang dewasa seharusnya membatasi asupan garam kurang dari 2.300 mg per hari.

Berdasarkan Health, terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan kondisi kesehatan serius seperti tekanan darah tinggi yang dapat berakibat serangan jantung dan stroke.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga menjelaskan bahwa ada hubungan kuat antara jumlah garam yang dikonsumsi dengan peningkatan tekanan darah.

Ilustrasi Garam (freepik)
Ilustrasi Garam (freepik)

Apabila mengurangi asupan garam, tekanan darah mulai turun dalam beberapa minggu.

CDC mencatat sekitar 70 persen garam yang dikonsumsi berasal dari makanan olahan dan retoran. Hanya sebagian kecil asupan garam berasal dari makanan yang dimasak sendiri.

Jadi, apabila produsen makanan secara bertahap mengurangi jumlah garam dalam makanan olahan dan makanan siap saji mereka, konsumsi publik akan garam akan berkurang ke tingkat yang lebih aman.

"Pengurangan garam terus menjadi strategi yang efektif dan aman untuk menurunkan tekanan darah," tulis CDC di situsnya.

Sayangnya, informasi tentang kandungan garam atau natrium di dalam makanan kemasan, olahan, dan cepat saji tidak selalu tersedia sehingga sulit bagi konsumen untuk memperkirakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abrasi Laut dan Rusaknya Lingkungan, Bikin Petambak Garam di Pesisir Cirebon Menjerit

Abrasi Laut dan Rusaknya Lingkungan, Bikin Petambak Garam di Pesisir Cirebon Menjerit

Jabar | Minggu, 10 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Ini Manfaat Melihat Jumlah Gula Garam Lemak dalam Makanan dan Minuman Kemasan

Ini Manfaat Melihat Jumlah Gula Garam Lemak dalam Makanan dan Minuman Kemasan

Health | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Harga Garam Anjlok, Petani Cirebon Curhat ke Moeldoko

Harga Garam Anjlok, Petani Cirebon Curhat ke Moeldoko

Jabar | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Terkini

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB