Inilah 10 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:11 WIB
Inilah 10 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Kulit
Ilustrasi kulit sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Nutrisi penting untuk kesehatan. Pola makan yang tidak sehat dapat merusak metabolisme, menyebabkan penambahan berat badan, dan bahkan merusak organ, seperti jantung, hati, dan bahkan kulit Anda. Ketika para ilmuwan belajar lebih banyak tentang diet dan tubuh, semakin jelas bahwa apa yang Anda makan dapat secara signifikan mempengaruhi kesehatan kulit.

Dilansir dari Healthline, ini dia 10 makanan terbaik untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

1. Ikan berlemak
Ikan berlemak, seperti salmon, mackerel, dan herring, adalah makanan yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Makanan ini kaya akan sumber asam lemak omega-3, yang penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Asam lemak omega-3 diperlukan untuk membantu menjaga kulit tetap tebal, kenyal, dan lembab. Kekurangan asam lemak omega-3 dapat menyebabkan kulit kering.

Lemak omega-3 dalam ikan mengurangi peradangan, yang dapat menyebabkan kemerahan dan jerawat. Jenis lemak ini bahkan dapat membuat kulit Anda kurang sensitif terhadap sinar UV matahari yang berbahaya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan dapat membantu melawan kondisi peradangan dan autoimun yang memengaruhi kulit Anda, seperti psoriasis dan lupus.

Ikan berlemak juga merupakan sumber vitamin E, salah satu antioksidan terpenting untuk kulit Anda.

Mendapatkan cukup vitamin E sangat penting untuk membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan peradangan.

2. Alpukat
Alpukat kaya akan lemak sehat. Lemak ini bermanfaat bagi banyak fungsi dalam tubuh Anda, termasuk kesehatan kulit.

Mendapatkan cukup lemak ini sangat penting untuk membantu menjaga kulit tetap fleksibel dan lembab.

Satu studi yang melibatkan lebih dari 700 wanita menemukan bahwa asupan lemak total yang tinggi - khususnya jenis lemak sehat yang ditemukan dalam alpukat - dikaitkan dengan kulit yang lebih kenyal.

Bukti awal juga menunjukkan bahwa alpukat mengandung senyawa yang dapat membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari. Kerusakan UV pada kulit Anda dapat menyebabkan kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya.

Alpukat juga merupakan sumber vitamin E yang baik, yang merupakan antioksidan penting yang membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan oksidatif.

3. Kenari
Kenari memiliki banyak karakteristik yang menjadikannya makanan yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Kenari merupakan sumber asam lemak esensial yang baik, yang merupakan lemak yang tidak dapat dibuat oleh tubuh Anda sendiri.

Diet yang terlalu tinggi lemak omega-6 dapat meningkatkan peradangan, termasuk kondisi peradangan kulit Anda seperti psoriasis.

Di sisi lain, lemak omega-3 mengurangi peradangan di tubuh Anda — termasuk di kulit.

Karena kenari mengandung rasio asam lemak yang baik, mereka dapat membantu melawan respons peradangan potensial terhadap omega-6 yang berlebihan.

Terlebih lagi, kenari mengandung nutrisi lain yang dibutuhkan kulit Anda agar berfungsi dengan baik dan tetap sehat. Satu ons (28 gram) kenari mampu mencukupi 8% kebutuhan harian akan mineral seng.

Seng sangat penting agar kulit Anda berfungsi dengan baik sebagai penghalang. Ini juga diperlukan untuk penyembuhan luka, serta memerangi bakteri dan peradangan.

Kenari juga menyediakan sejumlah kecil antioksidan vitamin E dan selenium.

4. Biji bunga matahari
Secara umum, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber nutrisi penambah kulit yang baik, termasuk biji bunga matahari.

Satu ons (28 gram) biji bunga matahari mengandung 49% kebutuhan harian untuk vitamin E, 41% kebutuhan harian untuk selenium, 14% kebutuhan harian untuk seng, dan 5,5 gram protein.

5. Ubi jalar
Beta karoten adalah nutrisi yang ditemukan pada tanaman. Ini berfungsi sebagai provitamin A, yang berarti dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

Beta karoten ditemukan dalam jeruk dan sayuran seperti wortel, bayam, dan ubi jalar. 100 gram ubi jalar panggang mengandung cukup beta karoten untuk menyediakan lebih dari enam kali kebutuhan harian vitamin A.

Karotenoid seperti beta karoten membantu menjaga kesehatan kulit Anda dengan bertindak sebagai tabir surya alami. Saat dikonsumsi, antioksidan ini dimasukkan ke dalam kulit Anda dan membantu melindungi sel-sel kulit Anda dari paparan sinar matahari. Ini dapat membantu mencegah kulit terbakar sinar matahari, kematian sel, dan kulit kering dan berkerut.

Menariknya, beta karoten dalam jumlah tinggi juga dapat menambahkan warna oranye yang hangat pada kulit Anda, berkontribusi pada penampilan yang lebih sehat secara keseluruhan.

6. Paprika merah atau kuning
Seperti ubi jalar, paprika adalah sumber beta karoten yang sangat baik, yang diubah tubuh Anda menjadi vitamin A. Satu cangkir (149 gram) paprika merah cincang mengandung setara dengan 156% kebutuhan harian untuk vitamin A.

Paprika juga merupakan salah satu sumber vitamin C terbaik. Vitamin ini diperlukan untuk membuat protein kolagen, yang menjaga kulit tetap kencang dan kuat.

Satu cangkir (149 gram) paprika memberikan 211% kebutuhan harian vitamin C. Sebuah penelitian observasional besar yang melibatkan wanita mengaitkan makan banyak vitamin C dengan penurunan risiko kulit keriput dan kering seiring bertambahnya usia.

7. Brokoli
Brokoli mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan kulit, termasuk seng, vitamin A, dan vitamin C.

Ini juga mengandung lutein, karotenoid yang bekerja seperti beta karoten. Lutein membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan oksidatif, yang dapat menyebabkan kulit Anda menjadi kering dan berkerut.

Tetapi kuntum brokoli juga mengandung senyawa khusus yang disebut sulforaphane, yang menawarkan beberapa manfaat potensial, termasuk efek anti-kanker).

Sulforaphane juga merupakan agen pelindung yang kuat terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Ia bekerja dengan dua cara: menetralkan radikal bebas berbahaya dan mengaktifkan sistem pelindung lain di tubuh Anda.

Dalam tes laboratorium, sulforaphane mengurangi jumlah sel kulit yang terbunuh oleh sinar UV sebanyak 29%, dengan perlindungan yang bertahan hingga 48 jam.

Bukti menunjukkan sulforaphane juga dapat membantu menjaga kadar kolagen di kulit Anda.

8. Tomat
Tomat adalah sumber vitamin C yang bagus dan mengandung semua karotenoid utama, termasuk likopen. Beta karoten, lutein, dan likopen telah terbukti melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari, serta dapat membantu mencegah kerutan.

Pertimbangkan untuk memasangkan makanan kaya karotenoid seperti tomat dengan sumber lemak, seperti keju atau minyak zaitun. Lemak meningkatkan penyerapan karotenoid.

9. Kedelai
Kedelai mengandung isoflavon, kategori senyawa tanaman yang dapat meniru atau memblokir estrogen dalam tubuh Anda. Isoflavon dapat bermanfaat bagi beberapa bagian tubuh Anda, termasuk kulit Anda.

Sebuah stud yang melibatkan wanita paruh baya menemukan bahwa makan isoflavon kedelai setiap hari selama 8-12 minggu mengurangi kerutan halus dan meningkatkan elastisitas kulit.

Pada wanita pascamenopause, kedelai juga dapat mencegah kekeringan kulit dan meningkatkan kolagen, yang membantu menjaga kulit Anda tetap halus dan kuat.

Isoflavon ini tidak hanya membantu melindungi sel-sel di dalam tubuh Anda dari kerusakan, tetapi juga melindungi kulit Anda dari radiasi UV — yang dapat mengurangi risiko beberapa kanker kulit.

10. Cokelat hitam
Jika Anda membutuhkan satu alasan lagi untuk makan cokelat, ini dia.
Setelah 6-12 minggu mengonsumsi bubuk kakao yang tinggi antioksidan setiap hari, peserta dalam satu penelitian mengalami kulit yang lebih tebal dan lebih terhidrasi.

Kulit mereka juga tidak terlalu kasar dan bersisik, kurang sensitif terhadap sengatan matahari, dan memiliki aliran darah yang lebih baik — yang membawa lebih banyak nutrisi ke kulit.

Studi lain menemukan bahwa makan 20 gram cokelat hitam yang tinggi antioksidan setiap hari dapat membuat kulit Anda tahan terhadap radiasi UV dua kali lebih banyak sebelum terbakar, dibandingkan dengan makan cokelat rendah antioksidan.

Pastikan untuk memilih cokelat hitam dengan setidaknya 70% kakao untuk memaksimalkan manfaat dan menghindari tambahan gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selalu Ramai, Kue Ikan ala Jepang yang Viral Ini Akhirnya Buka Gerai Permanen

Selalu Ramai, Kue Ikan ala Jepang yang Viral Ini Akhirnya Buka Gerai Permanen

Jogja | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Wanita Menangis Masakannya Tak Dimakan Suami, Eh Ternyata...

Wanita Menangis Masakannya Tak Dimakan Suami, Eh Ternyata...

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:47 WIB

Sehat dan Aman, 7 Menu Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Sehat dan Aman, 7 Menu Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:31 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB