alexametrics

Cara Turunkan Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Nurul Qomar

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Cara Turunkan Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Nurul Qomar
Pelawak Nurul Qomar (Instagram/@haji.nurulqomar)

Risiko kanker usus dapat dikurangi risikonya dengan beberapa cara, salah satunya perubahan gaya hidup.

Suara.com - Dokter telah mendiagnosis komedian Nurul Qomar dengan kanker usus stadium 4C. Akibatnya, menurut dokter, lelaki 61 tahun itu kemungkinan tidak akan berumur panjang.

"Testimoni katanya rata-rata lewat (meninggal), tidak ada yang lama, kalau sudah stadium 4C. Artinya secara fisik, Abah terancam berumur pendek," kata Nurul Qomar saat ditemui di RSUD kota Tanggerang, Banten, Kamis (14/10/2021).

Meski begitu, sang komedian masih percaya bahwa takdir ada di tangan Tuhan.

"Tapi sekali lagi kan secara spritual itu kan wilayah kekuasan Ketuhanan," sambungnya.

Baca Juga: Duhh! Idap Kanker Usus Stadium 4C, Komedian Qomar 'Terancam' Berumur Pendek

Dari kasus Nurul Qomar, kanker usus, yang bisa saja berarti kanker usus besar atau kanker usus kecil, dapat dikurangi risikonya dengan beberapa cara, salah satunya perubahan gaya hidup.

Komedian Nurul Qomar resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Depok. [Dokumen DPC PDIP Depok]
Komedian Nurul Qomar resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Depok. [Dokumen DPC PDIP Depok]

Berdasarkan laman resmi American Cancer Society (ACS), berikut lima cara untuk mengurangi risiko kanker usus:

1. Skrining kanker usus

Skrining adalah tes yang mencari kanker sebelum tanda dan gejala berkembang. Tes-tes ini dapat menemukan kanker usus lebih awal, ketika pengobatan lebih mungkin berhasil.

ACS merekomrndasikan untuk pengujian dimulai pada usia 45 tahun bagi orang dengan risiko rata-rata. Beberapa tes skrining juga dapat menemukan dan menghilangkan pertumbuhan prakanker (polip) di usus.

Baca Juga: Idap Kanker Usus Stadium 4, Nurul Qomar Terancam Berumur Pendek

2. Makan banyak sayuran, buah-buahan dan biji-bijian

Pola makan yang mencakup banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus. Sementara mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan dapat menurunkan risiko kanker usus besar atau kolorektal.

3. Olahraga teratur

Secara umum, olahraga dapat membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Aktivitas ini juga bisa meningkatkan mood secara menyeluruh.

ACS menyebut bahwa olahraga dapat mengurangi risiko kanker usus.

4. Kendalikan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko terkena penyakit, termasuk kanker usus. Makan lebih sehat dan meningkatkan aktivitas fisik dapat membantu mengontrol berat badan.

5. Hindari merokok

Orang yang telah merokok untuk waktu yang lama lebih mungkin dibandingkan orang yang tidak merokok untuk mengembangkan kanker usus.

Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan yang berhubungan dengan pola makan, berat badan, dan olahraga sangat terkait dengan risiko kanker usus.

Mengubah beberapa kebiasaan gaya hidup mungkin terasa sulit. Tetapi hal ini juga dapat menurunkan risiko berbagai jenis kanker serta penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Komentar