Cara Turunkan Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Nurul Qomar

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:00 WIB
Cara Turunkan Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Nurul Qomar
Pelawak Nurul Qomar (Instagram/@haji.nurulqomar)

Suara.com - Dokter telah mendiagnosis komedian Nurul Qomar dengan kanker usus stadium 4C. Akibatnya, menurut dokter, lelaki 61 tahun itu kemungkinan tidak akan berumur panjang.

"Testimoni katanya rata-rata lewat (meninggal), tidak ada yang lama, kalau sudah stadium 4C. Artinya secara fisik, Abah terancam berumur pendek," kata Nurul Qomar saat ditemui di RSUD kota Tanggerang, Banten, Kamis (14/10/2021).

Meski begitu, sang komedian masih percaya bahwa takdir ada di tangan Tuhan.

"Tapi sekali lagi kan secara spritual itu kan wilayah kekuasan Ketuhanan," sambungnya.

Dari kasus Nurul Qomar, kanker usus, yang bisa saja berarti kanker usus besar atau kanker usus kecil, dapat dikurangi risikonya dengan beberapa cara, salah satunya perubahan gaya hidup.

Komedian Nurul Qomar resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Depok. [Dokumen DPC PDIP Depok]
Komedian Nurul Qomar resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Depok. [Dokumen DPC PDIP Depok]

Berdasarkan laman resmi American Cancer Society (ACS), berikut lima cara untuk mengurangi risiko kanker usus:

1. Skrining kanker usus

Skrining adalah tes yang mencari kanker sebelum tanda dan gejala berkembang. Tes-tes ini dapat menemukan kanker usus lebih awal, ketika pengobatan lebih mungkin berhasil.

ACS merekomrndasikan untuk pengujian dimulai pada usia 45 tahun bagi orang dengan risiko rata-rata. Beberapa tes skrining juga dapat menemukan dan menghilangkan pertumbuhan prakanker (polip) di usus.

2. Makan banyak sayuran, buah-buahan dan biji-bijian

Pola makan yang mencakup banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus. Sementara mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan dapat menurunkan risiko kanker usus besar atau kolorektal.

3. Olahraga teratur

Secara umum, olahraga dapat membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Aktivitas ini juga bisa meningkatkan mood secara menyeluruh.

ACS menyebut bahwa olahraga dapat mengurangi risiko kanker usus.

4. Kendalikan berat badan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Kanker Usus Stadium 4, Nurul Qomar Terancam Berumur Pendek

Idap Kanker Usus Stadium 4, Nurul Qomar Terancam Berumur Pendek

Entertainment | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:58 WIB

Nurul Qomar Derita Kanker Usus Stadium 4C, Ketahui Berbagai Tes untuk Mendiagnosisnya

Nurul Qomar Derita Kanker Usus Stadium 4C, Ketahui Berbagai Tes untuk Mendiagnosisnya

Health | Kamis, 30 September 2021 | 15:30 WIB

Nurul Qomar Tidak Boleh Makan Mie Instan karena Menderita Kanker Usus, Mengapa?

Nurul Qomar Tidak Boleh Makan Mie Instan karena Menderita Kanker Usus, Mengapa?

Health | Kamis, 30 September 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB