Keracunan Makanan, Kenali Gejala dan Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Keracunan Makanan, Kenali Gejala dan Penyebabnya!
Ilustrasi keracunan makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak enak badan, kram perut hingga muntah bisa menjadi pertanda keracunan makanan. Keracunan makanan ini bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi kuman.

Ada sejumlah hal yang menyebabkan keracunan makan dan semua jenis makanan bisa menyebabkan keracunan. Keracunan makanan ini juga bisa menjadi kondisi yang tidak menyenangkan.

Beberapa orang mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih dari keracunan makan. Lalu, sebagian besar kasus keracunan makanan lainnya bisa berlalu tanpa pengobatan.

Saat Anda keracunan makanan dan ingin makan, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang hambar, seperti roti panggang, krupuk, pisang dan nasi sampai pulih.

Adapun kelompok orang yang rentan mengalami keracunan makanan, termasuk orang yang sudah lanjut usia atau memiliki masalah kesehatan lain. Sehingga dilansir dari The Sun, NHS menyarankan mereka yang keracunan makanan untuk menjaga hidrasi tubuh.

Ilustrasi keracunan makanan (shutterstock)
Ilustrasi keracunan makanan (shutterstock)

Anda harus menemui dokter jika gejala keracunan makanan Anda semakin parah, sehingga Anda tidak bisa menahan air, tidak membaik dalam beberapa hari atau dehidrasi parah. Gejala dehidrasi termasuk kebingungan, detak jantung cepat, mata cekung atau kesulitan buang air kecil.

Ibu hamil, orang yang berusia 60 tahun ke atas, anak kecil atau orang dengan penyakit radang usus (IBD), penyakit katuo jantung, diabetes, penyakit ginjal, HIV dan orang yang menjalani kanker harus mencuri bantuan medis.

Gejala pertama keracunan makanan biasanya muncul sekitar satu atau dua jam setelah Anda mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, antara lain:

  • Kram perut
  • Kehilangan selera makan
  • Mual atau merasa sakit
  • Muntah
  • Diare
  • Kekurangan energi
  • Demam tinggi
  • Sakit otot
  • Panas dingin

Penyebab keracunan makanan

baca juga

Bila Anda merasa mengalami gejala keracunan makanan, Anda harus mencari tahu kembali makanan yang dikonsumsi. Makanan yang menyebabkan keracunan makanan bisa terkontaminasi jika tidak dimasak dengan baik, tidak disimpan di lemari es, melewati tanggal kadaluwarsa, disentuh orang sakit atau kontaminasi silang dengan makanan lain.

Adapun, beberapa makanan yang bisa terkontaminasi dan menyebabkan keracunan makanan, termasuk daging mentah, kerang, susu yang tidak dipasteurisasi dan makanan siap saji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Daun Seledri sebagai Menu Tambahan Diet Harian

5 Manfaat Daun Seledri sebagai Menu Tambahan Diet Harian

Lifestyle | Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Cara Bersihkan Sisa Makan yang Menempel di Behel

Cara Bersihkan Sisa Makan yang Menempel di Behel

Batam | Senin, 18 Oktober 2021 | 21:00 WIB

6 Manfaat Vitamin D Selain Menyehatkan Tulang, Mencegah Kanker hingga Depresi

6 Manfaat Vitamin D Selain Menyehatkan Tulang, Mencegah Kanker hingga Depresi

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB