Menyelaraskan Gaya Hidup dengan Siklus Menstruasi Bikin Tubuh Lebih Sehat, lho!

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 11:01 WIB
Menyelaraskan Gaya Hidup dengan Siklus Menstruasi Bikin Tubuh Lebih Sehat, lho!
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Suara.com - Rerata wanita akan mengalami sekitar 456 siklus menstruasi dalam hidupnya, dan menyelaraskan gaya hidup, seperti olahraga, pola makan, kehidupan seosial, pekerjaan, dan acara, akan membantu meringankan gejala PMS yang dialami.

"Memiliki siklus bulanan yang sehat dapat memperbaiki energi, suasana hati, berat badan, tidur, dan fungsi otak. Sebaliknya, jika hormon tubuh tidak seimbang, itu akan memberi gejala PMS yang berat atau menyakitkan," jelas ahli gizi Nicki Williams, pendiri Happy Hormones for Life.

Williams menjelaskan di laman Metro UK bahwa siklus menstruasi terbagi menjadi empat fase berbeda, yakni:

1. Fase pertama: menstruasi

Ini adalah waktu untuk beristirahat dan mengatur ulang energi.

"Jika Anda harus olahraga, lakukan saja aktivitas santai, seperti yoga atau jalan kaki. Hormon estrogen dan progesteron Anda sedang rendah selama menstruasi, sehingga tingkat energi juga rendah," jelas Williams.

Menstruasi juga membuat tubuh kekurangan zat besi karena berkurangnya darah dalam tubuh. Jadi, Williams merekomendasikan untuk makan kaya zat besi.

Kram Menstruasi (Envato)
Kram Menstruasi (Envato)

2. Fase kedua: folikel

Pada fase ini, hormon estrogen sedang meningkat untuk mempersiapkan ovulasi. Jadi, pada masa ini wanita akan memiliki banyak energi.

"Sehingga Anda dapat melakukan olahraga yang lebih intens dan harus menyertakan makanan untuk mendukung keseimbangan energi," tambahnya.

3. Fase ketiga: ovulasi

Fase ini terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus. Pada masa ini hormon estrogen juga sedang memuncak, sebab ini adalah saat sel telur dilepaskan dan ini adalah waktu terbaik untuk olahraga yang lebih intens.

"Fokus pada makanan kaya vitamin B untuk menambah progesteron dalam kadar sehat untuk membantu meringankan gejala PMS pada fase berikutnya," lanjutnya.

4. Fase empat: luteal

Ini adalah masa ketika hormon progesteron naik, dan estrogen turun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Menstruasi Lebih Sakit dan Berat

Studi: Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Menstruasi Lebih Sakit dan Berat

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:08 WIB

Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Bisa Ganggu Silus Menstruasi, Benarkah?

Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Bisa Ganggu Silus Menstruasi, Benarkah?

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Redakan Kram Perut Akibat Menstruasi, Coba Lakukan 5 Pose Yoga Ini

Redakan Kram Perut Akibat Menstruasi, Coba Lakukan 5 Pose Yoga Ini

Health | Senin, 18 Oktober 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB