alexametrics

Bisa Fatal Hingga Menyebabkan Kematian, Ini Bahaya Kebiasaan Tidur Sambil Duduk

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar
Bisa Fatal Hingga Menyebabkan Kematian, Ini Bahaya Kebiasaan Tidur Sambil Duduk
Ilustrasi tidur sambil terduduk (Elements Envato)

Tidur dalam posisi duduk dapat menyebabkan nyeri punggung dan juga nyeri-nyeri di seluruh tubuh.

Suara.com - Pernahkah Anda tidur terlelap sambil duduk? Jika pernah, maka kebiasaan ini bisa membahayakan diri Anda. Salah satunya membebani area persendian sehingga dapat membuat tubuh tampak kaku.

Tak hanya itu, tidur sambil duduk juga dapat meningkatkan risiko penyakit parah lain seperti trombosis vena dalam. Walau tidur sambil duduk bisa membuat Anda nyaman, tapi masalah seperti sendi kaku dan sakit punggung jangan sampai Anda abaikan.

Mengutip dari Times of India, tidur dalam posisi duduk dapat menyebabkan nyeri punggung dan juga tubuh, di mana ini dapat menyebabkan sendi Anda kaku yang cukup menyakitkan.

Untuk menghilangkan sendi yang kaku, dibutuhkan aktivitas peregangan, di mana ini dianggap sebagai cara yang tepat untuk meningkatkan fleksibilitas serta meningkatkan postur dan mencegah kekakuan sendi.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Warna Cat Kamar yang Efeknya Menenangkan, Rebahan Jadi Semakin Nyaman

Di samping itu, saat berbaring di tempat tidur juga dapat membantu meregangkan tubuh dari persendian. Jika ini tidak dilakukan dan Anda terbiasa tidur sambil duduk, bukan tak mungkin lagi jika dampaknya sirkulasi darah dapat terganggu, yang menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Selain masalah kesehatan jangka pendek, tidur sambil duduk juga dapat membuat Anda rentan mengalami deep vein thrombosis atau trombosis vena dalam. Masalah ini terjadi ketika gumpalan darah, yang dikenal sebagai thrombus, terbentuk di satu atau lebih vena di tubuh Anda, terutama di bagian kaki.

Ini bisa menjadi masalah negatif dari tidur berjam-jam sambil duduk tanpa gerakan sama sekali. Jika kondisi ini dibiarkan dan tidak terdiagnosis, maka dampaknya bisa menyebabkan situasi darurat bahkan ini bisa menyebabkan risiko kematian dalam keadaan parah.

Selain itu, risiko lainnya termasuk pembekuan darah pecah, di mana ini dapat berjalan ke area paru-paru dan otak, sehingga ini mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada kematian mendadak.

Di sisi lain, menurut Aliansi Pembekuan Darah Nasional menunjukkan, lebih dari 200 orang meninggal setiap hari dikarenakan masalah bekuan darah. Dan masalah ini dialami oleh orang yang mengembangkan gumpalan darah di usia 25 bahkan 85 tahun.

Baca Juga: Viral Cewek Tidur Pakai Ini Saat Rumah Kebanjiran, Publik: Sedih Tapi Ngakak

Gejala ini perlu Anda waspadai jika mengalami deep vein thrombosis akibat tidur sambil duduk. Berikut gejalanya!

Komentar