Biasakan Anak Makan Buah dan Sayur, Dokter Zaidul Akbar: Gunakan Prinsip Otoriter!

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:08 WIB
Biasakan Anak Makan Buah dan Sayur, Dokter Zaidul Akbar: Gunakan Prinsip Otoriter!
Ilustrasi anak makan sayur dan buah. (Pexels)

Suara.com - Membiasakan anak makan buah dan sayur memang jadi tantangan bagi kebanyakan orangtua. Tapi ternyata Dokter Zaidul Akbar memiliki cara jitu, salah satunya menggunakan prinsip otoriter.

Dr. Zaidul Akbar bercerita bahwa ia kerap memaksa anaknya memakan buah dan sayur. Bahkan tidak jarang ia melotot ke arah anak dan menunggu sampai mereka benar-benar mengonsumsi buah dan sayur.

"Kalau saya pakai otoriter, saya paksakan. Kalau bicara buah sayur harus makan, kalau nggak makan dipelototin, minimal ada sayur dan buah masuk ke tubuh mereka," ujarnya melalui kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Senin (25/10/2021).

Menurut dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu, sangat penting anak mengenal segala jenis rasa dan tekstur buah agar mereka terbiasa familiar dan menemukan buah yang disukainya.

Adapun cara lain yang harus dilakukan orangtua agar anak mau makan buah dan sayur, yaitu memfasilitasinya dengan menyediakan banyak buah dan sayur di rumah, sehingga mereka bisa mengonsumsinya kapanpun diinginkan.

"Di rumah perbanyak sayur dan buah berbagai macam warna berbagai macam rasa, nanti lama-lama dia kepo juga dan ngerti dengan rasa itu," jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu.

Sementara itu, sudah diakui hingga divalidasi para ilmuwan dan praktisi ilmu kesehatan bahwa buah dan sayur sangat baik untuk kesehatan, termasuk untuk anak, terlebih mereka dalam masa pertumbuhan.

Berikut ini manfaat konsumsi buah dan sayur untuk anak, mengutip Hello Sehat:

1. Menjaga pencernaan anak
Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan anak, Anda perlu memberikan makanan tinggi serat seperti sayur dan buah. Orangtua juga bisa membantu memenuhi asupan serat harian dengan memberinya susu tinggi serat untuk anak.

Baca Juga: 4 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Salah Satunya Bantu Turunkan Berat Badan

2. Kurangi risiko obesitas
Membiasakan berikan anak camilan sehat berupa buah dan sayuran segar ketimbang makanan bergula atau “junk food” berguna untuk menghindarinya dari risiko obesitas atau kegemukan.

Anak yang kegemukan berpotensi mengalami diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, darah tinggi, masalah pernapasan, depresi dan beragam penyakit kronis lainnya di usia dewasa.

3. Mendukung prestasi di sekolah
Journal of School Health menemukan anak-anak yang kurang makan sayur dan buah cenderung mendapat nilai akademis yang buruk, daripada anak yang terbiasa makan makanan berserat tiap hari.

Apalagi anak yang biasa mengonsumsi makanan berserat berisiko 41 persen lebih rendah untuk mengalami kesulitan membaca, dibanding anak-anak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI