Penelitian: Vaksin Covid-19 Moderna Dosis Rendah Aman untuk Anak-anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:58 WIB
Penelitian: Vaksin Covid-19 Moderna Dosis Rendah Aman untuk Anak-anak
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Suara.com - Moderna mengatakan vaksin Covid-19 buatannya dalam dosis rendah terbukti aman dan efektif pada anak usia 6 hingga 11 tahun. Sebelumnya, Pfizer lebih dulu menyediakan vaksin Covid-19 dosis rendah untuk anak-anak.

Vaksin Covid-19 dosis rendah untuk anak-anak dari Pfizer pun siap digunakan secara luas. Tetapi, Food and Drug Administration (FDA) masih melakukan evaluasi terhadap vaksin Pfizer dosis rendah ini untuk anak-anak kelompok usia 5 hingga 11 tahun.

Karena, vaksin Covid-19 Pfizer ini baru mendapatkan izin penggunaan darurat untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas. Sedangkan, izin penggunaan dosis rendah untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun belum ada.

Di samping itu, Moderna yang juga menyediakan vaksin Covid-19 dosis rendah pun belum mendapatkan izin penggunaannya. FDA juga masih mempelajari keamanan dan efektivitas vaksin Moderna dosis rendah untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Dalam hal ini, para peneliti melibatkan anak-anak usia 6 hingga 11 tahun yang diberikan dua kali suntikan vaksin Covid-19 dosis rendah dalam jarak 1 bulan. Masing-masin dosis vaksin Covid-19 yang diberikan anak-anak ini takarannya hanya setengah dari dosis orang dewasa.

ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksin Covid-19. [Envato]

Penelitian ini melibatkan 4.753 anak usia 6 hingga 11 tahun yang mendapat vaksin atau suntikan dummy. Moderna mengatakan anak-anak yang suntik vaksin Covid-19 bisa mengalami efek samping serupa dengan orang dewasa, seperti kelelahan, sakit kepala, demam, dan nyeri di tempat suntikan.

Tetapi dilansir dari Fox News, penelitian ini terlalu sempit untuk menemukan efek samping langka, seperti peradangan jantung yang terkadang terjadi pada pria muda setelah vaksin Moderna atau Pfizer.

Moderna sendiri belum merilis rincian lebih lanjut dan belum menyerahkan datanya ke jurnal ilmiah. Tetapi, pihaknya berencana membagikan hasilnya ke FDA dan regulator global segera.

Saat ini, studi mengenai vaksin Moderna dosis rendah masih berlangsung. Sehingga mereka tidak bisa menghitung efektivitas vaksin dalam mencegah infeksi virus corona Covid-19 pada anak-anak.

baca juga

FDA juga belum memutuskan untuk memperluas jangkauan vaksinasi pada anak-anak usia 12 sampai 17 tahun. Meskipun, beberapa negara sudah menyediakan dan memberikan suntikan vaksin Moderna pada anak-anak remaja.

Tetapi, AS diperkirakan akan mulai memvaksinasi anak-anak di bawah 12 tahun sekitar bulan depan. Jika FDA memberikan izin penggunaan vaksin Pfizer dosis rendah pada anak-anak, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) akan merekomendasikan pada orang-orang tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping  Langka, Wanita Ini Lumpuh Usai Disuntik Vaksin

Efek Samping Langka, Wanita Ini Lumpuh Usai Disuntik Vaksin

Sumbar | Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:15 WIB

Moderna Laporkan Vaksin Covid-19 Buatannya Aman Diberikan Untuk Anak 6-11 Tahun

Moderna Laporkan Vaksin Covid-19 Buatannya Aman Diberikan Untuk Anak 6-11 Tahun

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:48 WIB

Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Lumpuh karena Efek Samping Langka!

Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Lumpuh karena Efek Samping Langka!

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

×