alexametrics

Peneliti Yakin Salah Satu Jenis Virus Influenza Telah Punah akibat Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Peneliti Yakin Salah Satu Jenis Virus Influenza Telah Punah akibat Pandemi Covid-19
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

Jenis virus influenza apa yang dimaksud?

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu, ternyata telah mengurangi kasus influenza pada musim flu 2020 hingga kini. Akibat sedikitnya kasus flu, ilmuwan menduga salah satu jenis virus influenza menjadi punah.

Influenza B/Yamagata merupakan salah satu dari empat jenis virus influenza yang sering menginfeksi manusia. Tetapi, tim peneliti Australia melaporkan bahwa virus tersebut telah 'hilang dari radar'.

Virus flu B/Yamagata selalu cenderung kurang menular daripada jenis virus flu utama lainnya. Strain ini juga tidak berevolusi sekuat yang lain. Hal ini membuat peneliti tidak perlu memperbarui komponen B/Yamagata dari vaksin flu sejak 2015.

"Dikombinasikan dengan kondisi pandemi Covid-19, mungkin telah menyebabkan penekanan terhadap penyebaran B/Yamagata dalam tingkat global dan (menyebabkan adanya) potensi kepunahan dari garis keturunan virus ini," jelas peneliti pascadoktoral Marios Koutsakos dari University of Melbourne.

Baca Juga: Hidung Tersumbat karena Flu, Lakukan 5 Cara Alami Ini di Rumah

Struktur vaksin flu saat ini mencakup empat jenis yakni influenza A/H3N2 (Hong Kong), influenza A/H1N1 (Babi), influenza B/Victoria, dan influenza B/Yamagata.

ilustrasi masker (stocksnap.io)
ilustrasi masker (stocksnap.io)

Strain influenza A cenderung lebih menular dan sumber epidemi mematikan, sedangkan influenza B menyebar lebih lambat di antara anak-anak usia sekolah dan remaja.

Meski begitu, peneliti lain memperingatkan bahwa perlu lebih dari satu musim flu untuk menentukan apakah virus influenza B/Yamagata benar-benar telah hilang, lapor Medical Xpress.

"Saya sedikit ragu menyebut sepakat dengan ini, karena virus flu merupakan mikroorganisme yang berubah-ubah," ujar peneliti vaksin terkemuka Richard Kennedy di Mayo Clinic, Rochester.

Kennedy mencatat bahwa virus flu B/Yamagata cenderung meningkat pada tahun tertentu dan kemudian hampir menghilang di tahun lainnya.

Baca Juga: Covid-19 dan Bahaya Musim Flu di Masa Pandemi

Sekarang, dengan aturan pembatasan yang telah longgar dan anak-anak bersekolah tatap muka, Kennedy khawatir musim flu kali ini bisa menjadi sulit. Strain B/Yamagata juga bisa muncul kembali.

Tetapi Kennedy yakin apabila masyarakat tetap mendapatkan suntikan vaksin flu tahun ini dan mempraktikkan perlindungan diri seperti memakai masker dan mengatur jarak sosial, ada kemungkinan virus flu B/Yamagata hilang selamanya.

Komentar