Peneliti Yakin Salah Satu Jenis Virus Influenza Telah Punah akibat Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:00 WIB
Peneliti Yakin Salah Satu Jenis Virus Influenza Telah Punah akibat Pandemi Covid-19
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu, ternyata telah mengurangi kasus influenza pada musim flu 2020 hingga kini. Akibat sedikitnya kasus flu, ilmuwan menduga salah satu jenis virus influenza menjadi punah.

Influenza B/Yamagata merupakan salah satu dari empat jenis virus influenza yang sering menginfeksi manusia. Tetapi, tim peneliti Australia melaporkan bahwa virus tersebut telah 'hilang dari radar'.

Virus flu B/Yamagata selalu cenderung kurang menular daripada jenis virus flu utama lainnya. Strain ini juga tidak berevolusi sekuat yang lain. Hal ini membuat peneliti tidak perlu memperbarui komponen B/Yamagata dari vaksin flu sejak 2015.

"Dikombinasikan dengan kondisi pandemi Covid-19, mungkin telah menyebabkan penekanan terhadap penyebaran B/Yamagata dalam tingkat global dan (menyebabkan adanya) potensi kepunahan dari garis keturunan virus ini," jelas peneliti pascadoktoral Marios Koutsakos dari University of Melbourne.

Struktur vaksin flu saat ini mencakup empat jenis yakni influenza A/H3N2 (Hong Kong), influenza A/H1N1 (Babi), influenza B/Victoria, dan influenza B/Yamagata.

ilustrasi masker (stocksnap.io)
ilustrasi masker (stocksnap.io)

Strain influenza A cenderung lebih menular dan sumber epidemi mematikan, sedangkan influenza B menyebar lebih lambat di antara anak-anak usia sekolah dan remaja.

Meski begitu, peneliti lain memperingatkan bahwa perlu lebih dari satu musim flu untuk menentukan apakah virus influenza B/Yamagata benar-benar telah hilang, lapor Medical Xpress.

"Saya sedikit ragu menyebut sepakat dengan ini, karena virus flu merupakan mikroorganisme yang berubah-ubah," ujar peneliti vaksin terkemuka Richard Kennedy di Mayo Clinic, Rochester.

Kennedy mencatat bahwa virus flu B/Yamagata cenderung meningkat pada tahun tertentu dan kemudian hampir menghilang di tahun lainnya.

Sekarang, dengan aturan pembatasan yang telah longgar dan anak-anak bersekolah tatap muka, Kennedy khawatir musim flu kali ini bisa menjadi sulit. Strain B/Yamagata juga bisa muncul kembali.

Tetapi Kennedy yakin apabila masyarakat tetap mendapatkan suntikan vaksin flu tahun ini dan mempraktikkan perlindungan diri seperti memakai masker dan mengatur jarak sosial, ada kemungkinan virus flu B/Yamagata hilang selamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlindungan Vaksin Flu untuk virus Influenza A Rendah, Ini Sebabnya!

Perlindungan Vaksin Flu untuk virus Influenza A Rendah, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 21 September 2021 | 13:41 WIB

Ilmuwan Menduga Ada 2 Jenis Virus Influenza yang Punah karena Pandemi Covid-19

Ilmuwan Menduga Ada 2 Jenis Virus Influenza yang Punah karena Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 19:00 WIB

Sedang Musim, Berapa Lama Virus Influenza Bertahan di Permukaan Benda?

Sedang Musim, Berapa Lama Virus Influenza Bertahan di Permukaan Benda?

Health | Rabu, 04 November 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB