Jangan Panik Ketika Anak Sakit, Coba Pakai Minyak Esensial Untuk Pertolongan Pertama

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:30 WIB
Jangan Panik Ketika Anak Sakit, Coba Pakai Minyak Esensial Untuk Pertolongan Pertama
Mengusir Kecoa dengan minyak esensial. (Shutterstock)

Suara.com - Mengetahui anak sakit di masa pandemi, menjadi kekhawatiran sendiri bagi orang tua. Sebenarnya, tidak perlu terlalu khawatir, salah satu penganan utama yang bisa dilakukan oleh orangtua ialah dengan minyak esensial

Sebagai orang tua, salah satu penanganan utama saat anak sakit adalah dengan memberikan anak minyak esensial untuk membantu meredakan sakit pada anak. Minyak esensial berbeda dengan minyak pada umumnya karena komposisinya benar-benar murni dari ekstrak tanaman.

Minyak esensial terbukti memiliki banyak khasiat, antara lain meredakan demam, flu, batuk, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi masalah tidur, mencegah gigitan nyamuk, membantu relaksasi, hingga menenangkan tantrum pada anak. Semua khasiat yang baik untuk anak itu dimiliki oleh minyak esensial Greenday Kids.

"Minyak esensial Greenday Kids diproduksi dengan standar GMP (Good Manufacturing Practice) dan telah melalui proses uji lab untuk mendapatkan produk yang 100 persen natural dan aman untuk kulit anak-anak," ujar General Manager PT Delta Atsiri Prima, Indri Arianti dalam keterangannya. 

Minyak esensial (Shutterstock)
Minyak esensial (Shutterstock)

Ia mengatakan bahwa terdapat 6 varian yang dibuat dengan komposisi berbeda-beda sehingga memberikan khasiat yang berbeda pula, sesuai kebutuhan orangtua dan anak, yakni seperti Bobo untuk tidur nyenak, Coco untuk flu dan batuk, Kumo untuk fokus belajar, Momo untuk menjaga daya tahan tubuh, Piko untuk menenangkan saat anak rewel dan Leo untuk meredakan demam.

Selain itu, Indri juga mengklaim bahwa produknya aman aman karena diproduksi dengan menggunakan 100 persen bahan alami tanpa bahan kimia sama sekali. Bahkan juga tidak menggunakan minyak kelapa sawit, bebas silikon, bebas bahan berbahaya, dan yang tak kalah penting adalah bahan baku tidak mengandung unsur hewani maupun menggunakan hewan sebagai bahan percobaan.

Cara penggunaannya juga cukup mudah, yakni bisa langsung dioleskan pada bagian leher dan tangan atau langsung dihirup. Minyak esensial ini diperuntukkan bagi anak usia 2-12 tahun dan telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Ia mengatakan bahwa produknya merupakan pionir minyak esensial minyak ini diformulasikan khusus untuk anak-anak usia 2-12 tahun dan telah disesuaikan dengan kondisi kulit mereka, sehingga keamanannya telah terjamin.

 "Kami juga sudah memiliki izin yang lengkap seperti izin BPOM dan Halal MUI, sehingga kami dapat memberikan produk terbaik dan berkualitas tinggi yang aman digunakan dan ramah lingkungan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Minyak Zaitun Sebagai Esensial Alami untuk Rambut Sehat

5 Manfaat Minyak Zaitun Sebagai Esensial Alami untuk Rambut Sehat

Lifestyle | Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:48 WIB

Zodiak Kesehatan: Taurus, Coba Manfaat dari Minyak Esensial Melati

Zodiak Kesehatan: Taurus, Coba Manfaat dari Minyak Esensial Melati

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:15 WIB

Cara Mengatasi Rambut Rontok, Bahannya Ada di Supermarket

Cara Mengatasi Rambut Rontok, Bahannya Ada di Supermarket

Sulsel | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB