Toxic Relationship Bisa Picu Penyakit Jantung, Kenali Cirinya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:30 WIB
Toxic Relationship Bisa Picu Penyakit Jantung, Kenali Cirinya!
Ilustrasi Pacaran, Toxic Relationship (Unsplash)

Suara.com - Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan diri sendiri. Selain pola hidup, hubungan asmara yang sehat atau tidak sehat juga bisa berdampak pada kesehatan kita.

Saat kita menjalani hubungan romantis yang sehat, diri kita akan merasa didukung, dicintai, dihormati dan diperhatikan. Hubungan asmara yang sehat ini bisa berdampak sangat positif pada kesehatan fisik dan emosional seseorang.

Hubungan yang sangat kuat telah diketahui mampu memperkuat kekebalan, meningkatkan umur, dan memberikan kita ruang yang berharga dan aman untuk menjadi diri sendiri.

Sayangnya, masih banyak orang terjebak dalam hubungan tidak sehat yang biasa dikenal sebagai toxic relationship. Parahnya, seseorang seringkali tidak sadar dirinya sedang berada dalam toxic relationship.

Padahal toxic relationship ini cukup berbahaya, karena efek sampingnya pada fisik dan emosional seseorang tanpa disadari. Sebagian besar hubungan tidak sehat ini biasanya dimulai dari gairah dan kegembiraan.

Ilustrasi Pacaran. [pexels.com]
Ilustrasi Pacaran, Toxic Relationship. [pexels.com]

Saat seseorang sudah berada dalam toxic relationship, seseorang terus berusaha untuk kembali ke hari-hari sebelum hubungan itu tidak sehat. Seseorang seolah-olah menjadi kecanduan untuk terus menciptakan suasana pertama kali menjalin hubungan dengan mengorbankan kesejahteraan diri sendiri.

Sedangkan dilansir dari Poosh, toxic relation ship bisa menyebabkan sejumlah efek samping kesehatan, seperti gangguan tidur, gizi buruk, masalah pencernaan, ketegangan otot, kelelahan terus-menerus, dan masalah kekebalan.

Beberapa efek hubungan toxic dengan kesehatan emosional termasuk kecemasan, perasaan tidak layak, tidak didengar atau tidak terlihat, hidup dalam ketakutan, kelelahan emosional, harga diri yang rendah, ketergantungan dan depresi.

Menurut University of Southern California, toxic relationship juga membuat seseorang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung. Karena, hubungan yang tidak sehat dan tidak bahagia ini membuat orang cenderung memiliki tekanan darah tinggi, obesitas dan proses penyembuhan luka yang lambat.

Karena itulah hubungan asmara cukup memainkan peran penting dalam kesejahteraan kita secara keseluruhan. Sehingga, memahami dan mengenai hubungan sudah tidak sehat itu sangat penting.

Berikut ini, ada beberapa tanda yang mengindikasikan Anda berada dalam toxic relationship:

  1. Anda melihat perubahan signifikan pada pola perilaku Anda
  2. Anda mengalami ketakutan ketika mengungkapkan perasaan
  3. Anda merasa tidak mungkin untuk mempertahankan batasan yang sehat dalam hubungan
  4. Anda merasa tidak aman untuk menjadi diri sendiri dalam menjalin hubungan
  5. Anda merasa terjebak dalam siklus negatif yang berulang
  6. Anda berbohong kepada teman dan keluarga mengenai hubungan Anda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengatasi Depresi dalam Islam, Ini Kata Ulama

Cara Mengatasi Depresi dalam Islam, Ini Kata Ulama

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:48 WIB

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

Lifestyle | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:55 WIB

Studi AS: Kecemasan dan Depresi pada Ibu Hamil Meningkatkan Risiko Operasi Caesar

Studi AS: Kecemasan dan Depresi pada Ibu Hamil Meningkatkan Risiko Operasi Caesar

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:39 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB