Cara Mengatasi Depresi dalam Islam, Ini Kata Ulama

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:48 WIB
Cara Mengatasi Depresi dalam Islam, Ini Kata Ulama
Cara Mengatasi Depresi Menurut Ustad Buya Yahya - ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).

Suara.com - Depresi atau setres adalah sebuah kondisi dimana seseorang sedang mengalami gangguan mood yang terjadi karena masalah kehidupan. Lalu bagaimana cara mengatasi depresi sesuai ajaran Islam.

Mengutip pada video di channel YouTube Al-Bahjah yang diunggah pada tanggal 25 September 2021, Ustad Buya Yahya memberikan cara mengatasi depresi menurut ajaran Islam.

Menurut Buya Yahya, cara mengatasi depresi adalah dengan segera dicarikan obatnya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cara Mengatasi Depresi dalam Islam

Lalu bagaimana cara mengatasi depresi menurut Islam? Yang menjadi permasalahan kita saat ini adalah masih kurangnya edukasi dan penangan lebih terkait dengan isu-isu depresi.

Hasilnya adalah sampai saat ini masih banyak dari sebagian kita yang menganggap bahwa depresi bukan bagian dari penyakit.

Perlu anda ketahui bahwa dibiarkannya masalah depresi dapat membuat seseorang merasa gila, kehilangan semangat hidup yang pada akhirnya membuat ia berfikir untuk mengakhiri hidupnya. Sehingga cara mengatasi depresi yang paling awal adalah dengan diberi wawasan.

"Ingat jangan minum obat, karena obat hanya digunakan sebagai solusi terakhir jika depresi sudah tingkat tinggi. Harus diberi wawasan dulu agar sadar dan mengerti, baru setelah itu dia akan lebih tenang," ucap Buya Yahya.

Mengajak komunikasi yang baik, diajak berbicara agar tahu sumber penyebab depresinya adalah cara pertama yang dapat ditempuh. Apabila tingkat depresi seseorang mengalami kenaikan maka sebaiknya segera dibawa ke dokter atau ahlinya.

"Harus diobati. Jangan sampai membunuh anaknya, membunuh istrinya, atau membunuh suaminya. Itu depresi tingkat tinggi, jika sampai membunuh dirinya sendiri," kata Buya. 

Dampak terparah yang mungkin muncul pada seseorang yang sedang mengalami depresi adalah melakukan bunuh diri. Sedangkan bunuh diri di dalam agama kita hukumnya adalah neraka.

"Kalau depresi sampai bunuh diri, maka neraka tempatnya. Jangan sampai mendekatinya, segera menjauh," kata Buya Yahya.

Salah satu pemicu depresi adalah karena suka memendam kesedihan. Namun dalam konteks ini agama Islam menyarankan untuk dapat mengontrol diri ketika mendapati masalah dalam hidup.

Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa hal ini bertujuan untuk menghindari reaksi-reaksi lain ketika membiarkan emosi yang meledak-ledak.

Namun dengan catatan bahwa hal tersebut tidak dipendam secara terus-menerus dan waktu yang lama, Ustad Buya Yahya menekankan bahwa masalah tersebut akan harus segera diselesaikan dengan ahli di bidangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Berkomunikasi dengan Ibu yang Kurang Pendengarannya Menurut Buya Yahya

Cara Berkomunikasi dengan Ibu yang Kurang Pendengarannya Menurut Buya Yahya

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 19:17 WIB

6 Penyebab Seseorang Murtad Menurut Buya Yahya

6 Penyebab Seseorang Murtad Menurut Buya Yahya

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 12:52 WIB

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

Lifestyle | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB