Benarkah Air Lemon Berbahaya Untuk Pasien Penyakit Ginjal? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:50 WIB
Benarkah Air Lemon Berbahaya Untuk Pasien Penyakit Ginjal? Ini Faktanya
Ilustrasi air lemon. [Freepik]

Suara.com - Lemon kaya akan vitamin C, yang meningkatkan penyerapan kalsium, penting untuk menjaga kepadatan tulang yang optimal. Air lemon merupakan minuman menyegarkan yang menjadi favorit banyak orang.

Meski demikian, ada sejumlah kebingungan di masyarakat. Banyak dokter mengatakan bahwa mereka sering ditanya oleh pasien ginjal apakah air lemon baik untuk mereka. Lantas bagaimana faktanya?

Dikutip dari Times Of India, ginjal kita melakukan fungsi mengeluarkan racun dan limbah dalam darah. Ginjal juga berperan dalam mengontrol tekanan darah, mengatur kesehatan tulang dan menjaga kadar zat kimia seperti kreatinin dan asam urat.

Penyakit ginjal kronis adalah ketika ginjal Anda tidak dapat menyaring darah Anda, yang berarti racun dan produk limbah menumpuk di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung.

lemon
lemon

Minum air lemon yang kaya vitamin C, antioksidan dan asam sitrat tidak memiliki risiko bagi pasien penyakit ginjal kronis.

Mengkonsumsi air lemon dapat memiliki efek minimal dalam mengurangi kadar kreatinin, tetapi tidak akan berkontribusi pada pertumbuhannya.

Kreatinin adalah produk kimia limbah, yang merupakan produk sampingan dari keausan otot kita. Semakin banyak otot yang dimiliki seseorang, semakin banyak kreatinin yang ada dalam darah.

Volume kreatinin yang dibersihkan oleh ginjal dikenal sebagai klirens kreatinin. Pada orang sehat, kreatinin berkisar antara 95 ml per menit untuk wanita dan sekitar 120 ml untuk pria.

Klirens kreatinin juga tergantung pada usia, ukuran dan kondisi ginjal. Mengkonsumsi air atau jus lemon tidak dapat meningkatkan atau menurunkan kadar kreatinin.

Baca Juga: Kini Kritis, Oddie Agam Dulu Tak Pernah Mengeluh Sakit

Minum air lemon atau jus lemon tidak dapat memperburuk kondisi pasien penyakit ginjal kronis. Padahal bila dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Terlalu banyak air lemon dapat menyebabkan mual, diare dan muntah. Ini juga bertindak sebagai diuretik, yang berarti meningkatkan ekskresi cairan dalam tubuh sehingga sering buang air kecil.

Tidak ada waktu yang tepat untuk minum air lemon. Ini menciptakan lingkungan basa dalam tubuh dan dengan demikian paling baik bila dikonsumsi pertama kali di pagi hari.

Ketika Anda bangun setelah tidur nyenyak, tubuh Anda melakukan semua detoksifikasi dan memiliki sesuatu yang basa membantu menjaga keseimbangan pH.

Anda bisa mengonsumsi air lemon dengan jahe dan madu. Kandungan antioksidan dan antimikroba dari minuman mendukung fungsi ginjal yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI