alexametrics

Haid Tidak Teratur dan Air Mani Encer Bikin Sulit Hamil? Ini Penjelasan Dokter

M. Reza Sulaiman
Haid Tidak Teratur dan Air Mani Encer Bikin Sulit Hamil? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi hamil. (unsplash)

Gangguan kesuburan membuat sejumlah pasangan suami dan istri sulit hamil dan belum juga dikaruniai momongan, meski sudah bertahun-tahun menikah.

Suara.com - Gangguan kesuburan membuat sejumlah pasangan suami dan istri sulit hamil dan belum juga dikarunia momongan, meski sudah bertahun-tahun menikah.

Seperti yang dialami pasangan suami istri dengan inisial NR. Dalam laman Smarterhealth.id, NR bertanya tentang gangguan haid tidak teratur yang dialaminya, serta air mani encer yang dialami suaminya, apakah berhubungan dengan kesulitan kehamilan.

"Dok, kenapa ya saya haidnya selalu kadang suka tidak teratur? Dan setiap abis berhubungan dengan suami saya air spermanya sering tumpah aja suka keluar lagi, seperti encer?" tulis NR.

Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Edwin Thia, ahli kandungan dan sistem reproduksi dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura, mengatakan kedua hal tersebut dapat disebabkan oleh berbagai alasan.

Baca Juga: Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Badan dan Haid, Bunda Wajib Tahu Agar Sah Sholat

Ilustrasi kehamilan. (Shuterstock)
Ilustrasi kehamilan. (Shuterstock)

"Haid yang tidak teratur dan berat dapat disebabkan oleh berbagai alasan mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga penyebab abnormal yang serius," tutur dr. Edwin.

Untuk itu, ia menyarankan agar pasien menemui ginekolog untuk pemeriksaan menyeluruh, termasuk scan ultrasound dan kemungkinan biopsi endometrium untuk memastikan bahwa tidak ada alasan serius lain untuk menstruasi yang tidak normal ini.

Sementara untuk masalah air mani yang encer, satu-satunya cara untuk mengetahui apakah ada masalah atau tidak adalah dengan melakukan analisis sperma.

Namun menurut dr Edwin, tidak melulu air mani yang encer tanda kualitasnya jelek.

"Air mani biasanya akan menjadi kental segera setelah ejakulasi diikuti dengan pencairan setelah 20 hingga 30 menit. Jadi Anda harus tetap berbaring untuk membiarkan air mani yang dicairkan tetap berada di dalam vagina Anda yang kemudian akan memungkinkan sperma naik ke dalam rahim Anda," tutupnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid, Lengkap dengan Tata Caranya

Komentar