Lewat Program JKN Ratusan Juta Orang Bisa Akses Pengobatan, Termasuk Pasien Kanker

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:26 WIB
Lewat Program JKN Ratusan Juta Orang Bisa Akses Pengobatan, Termasuk Pasien Kanker
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Selain berisiko merenggut nyawa, pengobatan penyakit kanker juga sangat menguras biaya. Oleh sebab itu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari pemerintah diperlukan untuk meringankan beban pasien kanker.

Ketua Indonesian Health Economics Association (InaHEA) Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DR.PH., mengatakan bahwa program JKN telah terbukti meningkatkan akses layanan kesehatan bagi ratusan juta orang dalam hampir delapan tahun terakhir.

"Sistem JKN dirancang untuk memastikan setiap orang yang terkena musibah sakit dapat memperolah pengobatan sampai sembuh tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi," katanya dalam webinar CISC, Kamis (28/10/2021).

Ia menekankan bahwa orang yang mengalami sakit ringan maupun berat seperti kanker, harus mendapat pengobatan sampai sembuh. Juga dipastikan penyakitnya terkendali, tidak menimbulkan komplikasi, ataupun terjadi gangguan fungsi tubuh perlu mendapat rehabilitasi. 

"Itulah prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab,“ ucapnya. 

Diakui Habullah bahwa pengobatan kanker memang beragam, dari relatif murah hingga paling mahal. Meski begitu, melalui program JKN, pasien kanker bisa dijamin mendapatkan semua jenis obat yang secara medis efektif dalam pengobatan.

Namun, menurutnya, hal tersebut belum cukup dipahami pemerintah pasien sendiri. Ia melihat, masih banyak penentu kebijakan yang keliru paham tentang penyakit kanker yang dianggap terminal alias mematikan dan pengobatannya sangat mahal. Serta berpendapat bahwa JKN seharusnya tidak menanggung biaya pengobatan kanker. 

"Ini pendapat keliru. Meskipun biaya pengobatan kanker mencapai satu milyar rupiah, JKN harus bisa menjamin karena persentase orang yang sakit kanker relatif sedikit. Sehingga jika biaya digotong bersama tidaklah berat. Ini prinsip penting jaminan atau asuransi," katanya.

Kepada pasien, ia juga menekankan, harus memahami bahwa tidak semua obat yang diinginkan dqlam pengobatan dapat dijamin dalam JKN. Akan tetapi, program JKN menjamin obat yang dibutuhkan bukan yang diinginkan.

baca juga

"Tugas dokter adalah mencari pilihan obat dan prosedur pengobatan kanker yang paling efektif-biaya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Kesehatan Ajak Seluruh Pihak Jaga Keberlangsungan JKN-KIS

BPJS Kesehatan Ajak Seluruh Pihak Jaga Keberlangsungan JKN-KIS

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:19 WIB

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Pakai Aplikasi Mobile JKN, Gak Ribet!

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Pakai Aplikasi Mobile JKN, Gak Ribet!

Jabar | Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:10 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Komitmen Mutu Pelayanan RS Gigi dan Mulut

BPJS Kesehatan Dorong Komitmen Mutu Pelayanan RS Gigi dan Mulut

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:49 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB