Demam Berdarah Bisa Picu Komplikasi, Adakah Vaksin untuk Mencegahnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 01 November 2021 | 20:08 WIB
Demam Berdarah Bisa Picu Komplikasi, Adakah Vaksin untuk Mencegahnya?
Ilustrasi demam berdarah. (Shutterstock)

Suara.com - Demam berdarah (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Penyakit bisa berkembang parah dan membahayakan nyawa seseorang bila tak ditangani dengan baik.

Infeksi virus dengue yang menyebabkan demam berdarah ini biasanya ditularkan oleh nyamuk betina yang umumnya berada di Lingkungan tropis.

Sebagian besar infeksi demam berdarah biasanya ringan dan bisa dikelola di rumah. Tapi, penyakit ini bisa berkembang semakin parah dan menimbulkan komplikasi mematikan bisa tidak diobati dan tanpa pengawasan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah milik keluarga Flaviviridae, ada empat serotipe virus berbeda yang disebut DENV-1, DENV-2, DENV-3 dan DENV-4 yang menyebabkan demam berdarah.

Dari semua strain, DENV 2 atau strain D2 dianggap yang paling parah dan bahkan dapat menyebabkan pendarahan internal yang fatal dan syok.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Pixabay)
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Pixabay)

Di tengah pandemi virus corona Covid-19 sekaligus musim hujan, kasus demam berdarah bisa mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah kasus demam berdarah ini berkaitan dengan peningkatan jumlah nyamuk yang pesat.

Para pejabat kesehatan menyarankan bahwa DENV-2 atau galur D2 dari empat serotipe virus dengue adalah jenis virus yang bisa menyebabkan peningkatan jumlah kasus demam berdarah secara mendadak dan meningkatkan keparahan infeksi.

Selain lebih ganas, para ahli percaya bahwa jenis baru virus ini bisa memicu demam tinggi, muntah, nyeri sendi, perubahan sensorium dan komplikasi mematikan yang mengakibatkan demam berdarah dengue dan sindrom syok dengue.

Sayangnya, dilansir dari Times of India, sekarang ini belum ada vaksin untuk mencegah demam berdarah seperti vaksin flu dan vaksin Covid-19. Karena itu, cara satu-satunya sekarang adalah mengambil tindakan pencegahan.

baca juga

Meskipun begitu ada vaksin demam berdarah yang disebut Dengvaxia (CYD-TDV), yang merupakan vaksin pertama melawan demam berdarah berlisensi pada tahun 2015 dan tersedia di beberapa negara untuk orang usia 9 hingga 45 tahun, WHO merekomendasikan vaksin tersebut hanya diberikan kepada orang yang pernah terinfeksi virus dengue sebelumnya.

Sesuai dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang yang menerima vaksin dan belum pernah terinfeksi virus dengue mungkin berisiko terkena demam berdarah parah jika nanti terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Belum Berikan Izin Vaksin Moderna untuk Remaja, Ada Apa?

FDA Belum Berikan Izin Vaksin Moderna untuk Remaja, Ada Apa?

Health | Senin, 01 November 2021 | 17:44 WIB

Cegah Covid-19, UAE Setujui Vaksin Pfizer Disuntikkan untuk Anak 5-11 Tahun

Cegah Covid-19, UAE Setujui Vaksin Pfizer Disuntikkan untuk Anak 5-11 Tahun

Health | Senin, 01 November 2021 | 17:22 WIB

Kabar Baik, Anak 6-11 Tahun Sudah Bisa Divaksin COVID-19

Kabar Baik, Anak 6-11 Tahun Sudah Bisa Divaksin COVID-19

Sumsel | Senin, 01 November 2021 | 17:08 WIB

Terkini

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

×