Benarkah Obat Cacing Pita Bisa Lawan Kanker Prostat? Ini Temuan Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 02 November 2021 | 18:10 WIB
Benarkah Obat Cacing Pita Bisa Lawan Kanker Prostat? Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi obat cacing pita. (Unsplash)

Suara.com - Peneliti kanker di University of Bergen (UiB) di Norwegia dalam beberapa tahun terakhir telah menganalisis ratusan obat untuk melihat kemampuannya dalam mempengaruhi sel kanker, terutama kanker prostat.

Dalam penelitian itu, mereka menemukan bahwa zat dalam obat untuk melawan parasit, seperti giardia dan cacing pita bisa bertindak seperti obat yang dirancang khusus untuk melawan kanker prostat dan usus besar.

"Kami menemukan bahwa zat spesifik ini menghalangi jalur sinyal dalam sel kanker yang membuatnya berhenti tumbuh. Jarang peneliti menemukan zat yang menargetkan molekul tertentu seperti ini," kata Profesor Karl-Henning Kalland di Departemen Ilmu Klinis, di UiB, dikutip dari Science Daily.

Para peneliti di tim Kalland melihat bahwa sel-sel pada kanker prostat dan usus besar mengandung Beta-catenin, yang teraktivasi dalam jumlah tinggi. Aktivasi protein ini bisa membuat sel mengamuk dan membelah dengan tempo tinggi. Selain itu, Beta-catenin membuat sel kanker lebih tahan dan lebih mampu untuk bertahan hidup.

Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan manfaat ini dari zat zat NTZ (nitazoxanide), obat anti-parasit yang terkenal dan disetujui karena bisa menguraikan Beta-catenin yang diaktifkan.

Ilustrasi kanker prostat. (Elements Envato)
Ilustrasi kanker prostat. (Elements Envato)

"Kami adalah peneliti pertama yang telah memetakan mekanisme molekuler kompleks yang terlibat dalam proses ini," kata Kalland.

Percobaan menggunakan beberapa obat cacing pita yang populer menunjukkan bahwa obat itu mungkin memiliki target yang berbeda dan tidak diketahui dalam sel.

NTZ menyerang sel kanker dengan menghambat Beta-catenin yang diaktifkan. Tampaknya penghambatan ini juga merangsang bagian-bagian sentral dari sistem kekebalan tubuh, yang menyerang sel-sel kanker.

"Saat ini, kami sedang memperkuat terapi kekebalan kami yang sedang berlangsung melawan kanker prostat dengan menggunakan mekanisme yang kami temukan dari NTZ," kata Kalland.

baca juga

Namun, Kalland dan tim penelitinya sedang dalam tahap pertama dalam uji klinis menggunakan terapi kekebalan terhadap kanker prostat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Idap Kanker Prostat, Waspadai Risiko Terjadinya 4 Komplikasi Ini!

SBY Idap Kanker Prostat, Waspadai Risiko Terjadinya 4 Komplikasi Ini!

Health | Selasa, 02 November 2021 | 14:20 WIB

SBY Sakit Kanker Prostat, Bisakah Diobati dan Sembuh?

SBY Sakit Kanker Prostat, Bisakah Diobati dan Sembuh?

Health | Selasa, 02 November 2021 | 12:35 WIB

SBY Terkena Kanker Prostat, Ini Sebab dan Faktor Risikonya

SBY Terkena Kanker Prostat, Ini Sebab dan Faktor Risikonya

Health | Selasa, 02 November 2021 | 12:02 WIB

Terkini

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

×