Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 17 September 2026 | 16:43 WIB
Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani di Kementerian ESDM yang dikutip pada Kamis (18/6/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Investasi PLTB Indonesia mandek selama 4 tahun.
  • ESDM sebut potensi angin Indonesia masih besar.
  • JETP tawarkan pinjaman lunak untuk PLTB dan PLTS terapung.

Suara.com - Investasi di sektor pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Indonesia masih minim peminat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, dalam empat tahun terakhir belum ada investor yang masuk untuk membangun pembangkit listrik berbasis tenaga angin tersebut.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengatakan, kondisi tersebut terjadi meski Indonesia memiliki potensi angin yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi sumber listrik.

"Sampai saat ini, 4 tahun ke belakang itu, investasi PLTB belum ada," kata Eniya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Kamis (17/9/2026).

Menurut Eniya, potensi pengembangan PLTB justru semakin menarik untuk dimanfaatkan, terutama di tengah perubahan pola cuaca yang terjadi akibat fenomena El Nino. Berdasarkan data yang dihimpunnya, kecepatan angin di sejumlah wilayah Indonesia dapat meningkat dan bertiup sepanjang hari.

Kondisi tersebut, kata dia, membuka peluang untuk mengombinasikan PLTB dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Kombinasi ini dinilai dapat mengatasi keterbatasan pembangkit listrik berbasis air ketika debit sungai dan waduk menyusut pada musim kemarau.

"Padahal sangat bagus sekali kalau kita panen angin di saat airnya surut. Nah, kombinasi itu yang ada. Selama ini, angin kan dianggap kombinasinya itu justru dengan PLTS," ujarnya.

ESDM mencatat potensi angin tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, serta kawasan Indonesia bagian timur.

Di tengah minimnya investasi tersebut, pemerintah kini mencoba membuka alternatif pendanaan. Eniya mengatakan Kementerian ESDM baru-baru ini mendapat tawaran pembiayaan murah atau soft loan bond dari Just Energy Transition Partnership (JETP) dan sejumlah anggota Uni Eropa.

Tawaran pembiayaan tersebut diarahkan untuk mendukung proyek energi baru terbarukan, termasuk pengembangan PLTB dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung.

baca juga

"Kemarin saya didatangi oleh JETP, anggota EU, itu juga menawarkan seperti bond loan, soft, very soft loan. Saya sih mengarahkannya untuk ke angin [PLTB] atau PLTS terapung," kata Eniya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 14:33 WIB

Terkini

Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah

Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:43 WIB

Oppo Find X10 Pro Max Siap Meluncur,Ponsel Flagship dengan Performa Dimensity 9600 Pro

Oppo Find X10 Pro Max Siap Meluncur,Ponsel Flagship dengan Performa Dimensity 9600 Pro

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:40 WIB

Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati

Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 16:39 WIB

Pimpin Rapat DEN di Istana, Prabowo Kumpulkan Menteri ESDM hingga Menkeu

Pimpin Rapat DEN di Istana, Prabowo Kumpulkan Menteri ESDM hingga Menkeu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:36 WIB

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:31 WIB

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:29 WIB

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:26 WIB

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Sport | Kamis, 17 September 2026 | 16:25 WIB

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

×