Kejar Herd Immunity, 1.000 Pemulung di Bantar Gebang Dapat Vaksinasi Covid-19 Gratis

M. Reza Sulaiman

Selasa, 02 November 2021 | 18:40 WIB
Kejar Herd Immunity, 1.000 Pemulung di Bantar Gebang Dapat Vaksinasi Covid-19 Gratis
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Untuk bisa mengatasi pandemi Covid-19, herd immunity alias kekebalan kelompok perlu didapatkan, dengan cara memvaksinasi sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia.

Untuk itu, sejumlah perusahaan swasta pun turut membantu pemerintah dengan membangun sentra vaksinasi gratis, termasuk PT Unilever Tbk.

Mengambil peran dalam akselerasi program vaksinasi nasional, Unilever menyediakan akses vaksinasi ke 1.000 anggota komunitas pemulung, dengan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Sentra Vaksinasi Serviam dan Perkumpulan Pemulung Indonesia Mandiri (PPIM) menyelenggarakan program ini pada 29 - 31 Oktober di Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia menjelaskan bahwa pembangunan sentra vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan Unilever terhadap upaya penanganan pandemi agar Indonesia kembali bangkit, tetap tangguh, dan terus bertumbuh.

Vaksinasi 1000 pemulung secara gratis dari Unilever. (Dok. Unilever).
Vaksinasi 1000 pemulung secara gratis dari Unilever. (Dok. Unilever).

"Untuk itu, kali ini kami menggelar sentra vaksinasi bagi 1.000 anggota komunitas pemulung di Bantar Gebang. Kita semua tahu bahwa protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan kunci dari pengendalian pandemi, dan sedari awal kami telah menjalankan berbagai inisiatif untuk membantu perluasan akses vaksinasi bagi masyarakat, termasuk rekan-rekan di komunitas pemulung yang terus memainkan peranan mereka selama ini," paparnya, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Nurdiana menjelaskan bahwa gelaran vaksinasi ini terlaksana dengan kolaborasi erat bersama Sentra Vaksinasi Serviam, serta Perkumpulan Pemulung Indonesia Mandiri (PPIM). Pelaksanaan di Bantar Gebang merupakan kali ketiga yang dilakukan Unilever Indonesia setelah sukses memberikan vaksinasi kepada 300 anggota komunitas pemulung di kawasan Pulogadung dan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada bulan September lalu.

Para pemulung memiliki peran besar dalam membantu mengurai permasalahan sampah plastik di Indonesia dan berperan penting dalam menciptakan ekonomi sirkular. Kondisi saat ini tentunya masih sangat menantang bagi mereka, tidak dapat dipungkiri setiap harinya mereka bekerja di lingkungan yang sangat rawan penyakit akibat sampah medis yang tidak terpilah dan juga lingkungan yang tidak higienis. Melihat kondisi tersebut, mendapatkan akses vaksinasi menjadi satu hal yang penting untuk membantu kesehatan mereka.

Ditemui di kesempatan terpisah, dr. Prima Yosephine, Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI menyampaikan bahwa dari target vaksinasi nasional, hingga kemarin tercatat 56,51% orang telah mendapatkan dosis vaksin pertama dan 34,6% telah disuntik dosis kedua.

"Capaian ini masih harus terus kita tingkatkan, salah satunya dengan membuka akses vaksinasi seluas-luasnya ke seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, kami mengapresiasi upaya ‘jemput bola’ yang dilakukan oleh Unilever Indonesia bersama mitranya di program vaksinasi ini, membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi erat dari seluruh pihak adalah kunci penting agar Indonesia bisa kembali pulih dan segera terbebas dari pandemi COVID-19," katanya.

Untuk mendapatkan vaksinasi, anggota komunitas pemulung hanya perlu datang dengan membawa tanda pengenal berupa Kartu Keluarga atau Kartu Tanda Penduduk, mengisi data diri mereka, dan menginformasikan status vaksinasi mereka. Selain vaksinasi, Unilever Indonesia juga memberikan edukasi 5M serta menyalurkan paket sembako dan hand sanitizer dari Lifebuoy sebagai apresiasi atas upaya mereka menyukseskan program ini.

Prispolly Davina Lengkong, Ketua Umum PPIM mengatakan, dari data yang terhimpun, masih banyak pemulung di wilayah TPST Bantar Gebang yang belum mendapatkan vaksinasi. Umumnya karena merasa ragu, takut, dan yang utama enggan mengkhususkan waktu untuk disuntik atau beristirahat setelahnya.

"Meski demikian, kami terus menanamkan kesadaran bahwa kesehatan tetap harus diutamakan. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi atensi dan upaya konsisten Unilever Indonesia bagi kesehatan dan kesejahteraan komunitas pemulung. Semoga dengan melakukan vaksinasi, teman-teman pemulung kelak bisa beraktivitas dan berinteraksi dengan lebih aman dan nyaman,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:30 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB