facebook

Update Covid-19 Global: Kasus Meningkat Hingga 40 Persen, Belanda Perketat Aturan Prokes

Risna Halidi | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Kasus Meningkat Hingga 40 Persen, Belanda Perketat Aturan Prokes
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Data pada situs worldometers per Rabu (3/11) pukul 07.45 WIB tercatat total kasus positif Covid-19 sejak awal pandemi telah mencapai 248,22 juta.

Suara.com - Update Covid-19 global. Penambahan kasus positif Covid-19 di dunia dalam 24 jam terakhir ada sebanyak 349.064 kasus. Di waktu yang sama, jumlah kematian akibat virus corona itu bertambah 6.220 jiwa. 

Data pada situs worldometers per Rabu (3/11) pukul 07.45 WIB tercatat total kasus positif Covid-19 sejak awal pandemi telah mencapai 248,22 juta dengan kematian lebih dari 5,02 juta jiwa. 

Sebanyak 36 negara telah melaporkan kasus positif lebih dari 1 juta. Eropa menjadi benua terbanyak yang jumlah kasus per negara mencapai jutaan, yakni sebanyak 15 negara. Disusul Asia dengan 12 negara dan benua Amerika dengan 8 negara.

Sementara kematian terbanyak ada di Amerika Serikat dengan jumlah 768.677 jiwa. Kedua terbanyak 608.071 jiwa. Selebihnya, angka kematian akibat Covid-19 di negara lain tidak sampai 500 ribu jiwa. 

Baca Juga: Ini Lho Tips Memilih Masker yang Benar, Perhatikan Lapisan hingga Bentuk

Belanda Perketat Aturan Protokol Kesehatan

Pemerintah Belanda memutuskan untuk memberlakukan kembali aturan protokol kesehatan di area publik, termasuk pemakaian masker.

Tujuannya untuk memperlambat lonjakan kasus Covid-19 jelang liburan akhir tahun, kata Perdana Menteri Mark Rutte.

Penggunaan corona pass atau bukti vaksinasi Covid-19 maupun hasil negatif tes virus corona akan diperluas ke tempat-tempat umum termasuk museum, gym, dan teras luar ruangan, mulai 6 November.

Kasus Covid-19 di Belanda telah meningkat selama sebulan tetakhir setelah aturan menjaga jarak sosial dihapus pada akhir September.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Sidoarjo Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19

Akibatnya, banyak rumah sakit kembali mengurangi perawatan rutin penyakit lain untuk memberi ruang bagi pasien Covid-19 yang melonjak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar