Studi Australia: Pisang Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Pencernaan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 05 November 2021 | 17:59 WIB
Studi Australia: Pisang Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Pencernaan
Ilustrasi pisang (Unsplash/@shotsoflouis)

Suara.com - Dalam sebuah studi baru, peneliti pencernaan dan nutrisi di Australia menyoroti satu manfaat buah pisang yang jarang dibicarakan.

Diterbitkan di Journal of Gastroenterology and Hepatology, tujuh peneliti medis dan universitas di Melbourne dengan spesialisasi gastroenterologi, dietetika, nutrisi berkolaborasi.

Mereka melakukan tinjauan studi sebelumnya untuk membantu menentukan peran diet dan mikrobioma usus pada penyakit gastroenterologis seperti penyakit Crohn, penyakit celiac, sindrom iritasi usus besar dan banyak lagi.

Dilansir dari Eat This, salah satu poin dari studi ini adalah faktor makanan di awal kehidupan tampaknya secara substansial menentukan risiko kesehatan atau penyakit di kemudian hari.

"Misalnya paparan makanan ultra-olahan di masa kanak-kanak atau remaja dapat meningkatkan risiko perkembangan penyakit radang usus atau kanker kolorektal, diperkirakan dimediasi oleh modulasi mikrobiota usus," ujar penulis.

Di sisi lain, penulis menunjukkan penelitian gastroenterologis di mana program makan seperti Diet Pengecualian Penyakit Crohn dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi gejala dysbiosis usus.

Ilustrasi pisang. (Shutterstock)
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Mereka mengatakan Diet Pengecualian Penyakit Crohn khususnya menghilangkan daging merah , susu, dan gandum, dan menyerukan asupan harian makanan nabati berserat tinggi, termasuk kentang, apel, dan pisang.

Pisang menjadi salah satu yang disarankan sebab termasuk makanan prebiotik yang menyediakan serat dan pati resisten bagi tubuh untuk memproduksi butirat.

Dikutip dari Healthline, menjelaskan bahwa butirat yang juga dikenal sebagai asam butirat, adalah salah satu dari tiga asam lemak utama dalam usus.

baca juga

Dalam penelitian, kadar asam lemak yang sehat telah dikaitkan dengan berkurangnya ketidaknyamanan perut bagi individu dengan sindrom iritasi usus besar.

Dalam satu studi tahun 2016 , butirat juga dikaitkan dengan kemungkinan risiko lebih rendah terkena kanker usus besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kulitnya Jangan Dibuang! 6 Manfaat Pisang yang Tak Terduga untuk Perawatan Kecantikan

Kulitnya Jangan Dibuang! 6 Manfaat Pisang yang Tak Terduga untuk Perawatan Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 05 November 2021 | 08:30 WIB

Kaesang Cuit Stok Pisang Berkurang, Sindir Aksi Salam dari Binjai?

Kaesang Cuit Stok Pisang Berkurang, Sindir Aksi Salam dari Binjai?

Jawa Tengah | Kamis, 04 November 2021 | 18:02 WIB

Cara Download Game Salam dari Binjai di Google Play Store

Cara Download Game Salam dari Binjai di Google Play Store

Tekno | Kamis, 04 November 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×