Punya Anak Kembar? Ini Hal yang Mesti Kamu Ketahui Sebagai Orangtua

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 10 November 2021 | 16:55 WIB
Punya Anak Kembar? Ini Hal yang Mesti Kamu Ketahui Sebagai Orangtua
Ilustrasi anak kembar. [Shutterstock]

Suara.com - Memiliki anak merupakan salah suatu anugerah terbesar bagi pasangan suami istri. Terlebih, jika mereka telah menuggu-nggu hal tersebut.

Kebahagiaan itu makin berlipat ganda saat tahu jika ternyata yang dilahirkan merupakan anak kembar. Tapi, punya anak kembar memiliki lebih banyak tantangan dibandingkan satu anak. Beberapa di antaranya, seperti energi, waktu hingga materi yang dihabiskan lebih banyak.

Untuk itu, dilansir melalui Asiaone.com, beberapa hal yang hanya dimengerti oleh orang tua yang memiliki anak kembar seperti,

1. Selalu menjawab pertanyaan yang sama

Ilustrasi Anak Kembar (Pexels/Leah)
Ilustrasi Anak Kembar (Pexels/Leah)

Hal ini akan terjadi oleh kamu yang memiliki bayi atau balita kembar, siapkanlah jawaban untuk pertanyaan yang mungkin akan berulang beberapa kali saat kamu berpergian.

  •  “Apakah mereka kembar? ” hal tersebut merupakan pertanyaan yang umum, meskipun mereka menggunakan pakaian yang sama, wajah yang kembar identik, dan duduk berdampingan, sehingga kamu perlu mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.
  • “Apakah kamu memiliki keturunan seseorang yang kembar di keluargamu? ” beberapa orang tidak paham bahwa memiliki anak kembar yang bersifat genetik adalah kembar fraternal dan dapat diturunkan. Memiliki anak kembar merupakan hadiah yang tidak dapat diprediksi
  • “Apakah kamu memiliki anak terfavorit?” hal tersebut sebenarnya tidak patut untuk ditanyakan kepada orang tua
  • “ Apakah mereka tumbuh berbeda?” tentu saja berbeda, meskipun mereka terlahir kembar, mereka merupakan orang yang berbeda

2. Memiliki anak kembar tidak bisa berbagi segala hal

Jika kamu memiliki seorang anak mungkin kamu dapat membeli sesuatu yang mahal namun hal tersebut tidak berlaku bagi orang tua yang memiliki anak kembar karena hal tersebut akan memberatkan biaya yang mereka tanggung karena berbagi suatu hal tidak selalu memungkinkan. Hanya ibu dengan anak kembar yang paham membayar 2 kali lipat untuk membeli mainan yang sama dan pakaian yang sama merupakan hal yang sebaiknya dilakukan.

3.  Apakah ada diskon saat berbelanja?

Hal tersebut sangatlah jarang terjadi. Seperti yang disebutkan sebelumnya membeli barang 2 sekaligus untuk anak bayi sangat menguras dompet seperti popok, susu formula dan pakaian karena hal tersebut akan sia – sia karena tumbuh kembangnya yang cepat.

4. Kamu akan kesulitan membagi quality time secara terpisah dengan anak kembar

Bagi seorang ibu dengan seorang anak mungkin akan mengeluh mengenai hilangnya waktu me time mereka, namun hal tersebut berbeda dengan ibu anak kembar. Menghabiskan waktu bersama anak – anak mereka terutama satu persatu merupakan hal yang sangat didambakan oleh seorang ibu kembar. Ibu dengan anak kembar akan memiliki resiko untuk memfavoritkan salah satu anaknya namun menghabiskan quality time yang sama dengan mereka adalah hal terpenting.

5. “Si kembar” bukanlah nama mereka

Meskipun anak kembar seperti sebuah kelompok, mereka tetaplah dua anak yang berbeda dan berhak untuk mendapatkan perlakuan seperti orang lain. membandingkan mereka dengan orang lain tidaklah adil untuk mereka, sehingga perlu dipahami bahwa mereka adalah pribadi yang berbeda dan memiliki identitasnya sendiri, hal tersebut mungkin akan menyebabkan lebih tertantang.

6.  Memiliki teman dengan orang tua anak kembar dapat membantu kamu

Stigma bahwa hidupmu akan berubah setelah memiliki anak mungkinlah benar, menghadiri acara dengan membawa anak dapat membantu kamu untuk bersosialisasi untuk mencari hal yang senasib denganmu. Kamu mungkin akan mendapatkan teman yang juga memiliki anak kembar, memiliki teman yang memiliki seorang anak mungkin akan menyenangkan namun mereka tidak sepenuhnya mengerti apa yang kamu rasakan.

Penulis: Maria Mery Cristin Nainggolan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Grab soal Pelaku Teror di Rumah Orangtua Veronica Koman Berjaket Ojol

Kata Grab soal Pelaku Teror di Rumah Orangtua Veronica Koman Berjaket Ojol

Riau | Selasa, 09 November 2021 | 19:13 WIB

Disebut Bikin Trauma Bocah 12 Tahun, Orangtua Ayu Ting Ting Diadukan ke KPAI

Disebut Bikin Trauma Bocah 12 Tahun, Orangtua Ayu Ting Ting Diadukan ke KPAI

Riau | Selasa, 09 November 2021 | 16:41 WIB

Imbas Dilabrak Orangtua Ayu Ting Ting, Anak KD Tak Mau Keluar Rumah

Imbas Dilabrak Orangtua Ayu Ting Ting, Anak KD Tak Mau Keluar Rumah

Entertainment | Selasa, 09 November 2021 | 15:38 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB