Waspadai Gejala Serangan Jantung Ringan, dari Sendawa hingga Mulas!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 November 2021 | 11:04 WIB
Waspadai Gejala Serangan Jantung Ringan, dari Sendawa hingga Mulas!
Ilustrasi sendawa (shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung adalah suatu kodisi di mana sirkulasi darah di jantung tersumbat. Kondisi ini disebabkan oleh lemak dan kolesterol yang membentuk plak di arteri.

Jika plak di arteri ini tidak dihilangkan tepat waktu, jaringan jantung akan mati karena kekurangan oksigen.

Dalam kasus serangan jantung ringan, hanya sebagian kecil dari otot jantung yang terpengaruh dan biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen pada jantung.

Tapi, bukan berarti serangan jantung ringan tidak serius. Serangan jantung ringan juga bisa mengakibatkan kerusakan permanen dan masalah lain, seperti gagal jantung, detak jantung tidak normal dan risiko serangan jantung kedua yang lebih tinggi.

Umumnya, serangan jantung menimbulkan gejala berupa nyeri dada dan ketidaknyamanan pada dada. Namun dilansir dari Times of India, ada beberapa gejala serangan jantung ringan yang harus dipelajari.

Ilustrasi serangan jantung (Shutterstock).
Ilustrasi serangan jantung (Shutterstock).

1. Sakit leher atau rahang

Nyeri rahang mungkin tampak tidak berhubungan dengan jantung. tetapi kondisi ini termasuk salah satu gejala umum serangan jantung ringan. Rasa sakit yang menusuk di bagian belakang leher atau rahang bisa menjadi gejala umum serangan jantung, terutama pada wanita.

Terkadang, rasa sakit dimulai dari rahang dan menyebar ke leher. Gejala ini bisa terjadi tiba-tiba dan muncul tanpa tanda peringatan. Bahkan. gejalanya bisa lebih buruk setelah aktivitas fisik.

2. Kesemutan

baca juga

Nyeri atau kesemutan di lengan tubuh adalah gejala lain serangan jantung yang sering terlewatkan. Sebagian besar gejala ini sering dirasakan di lengan kiri dan menyebar ke sisi kiri tubuh. Kondisi ini mungkin tidak disertai dengan ketidaknyamanan dada dan nyeri leher.

3. Berkeringat

Berkeringat biasanya terjadi setelah olahraga intens di musim panas. Jika Anda berkeringat deras tanpa alasan atau tidak melakukan aktivitas fisik apapun, maka itu bisa menjadi pertanda serangan jantung.

4. Sesak napas dan pusing

Saat kamu mulai bernapas dengan berat ketika hanya berjalan kaki, tapi seolah-olah seperti lari marathon. Maka Anda harus berhati-hati itu bisa menjadi gejala serangan jantung.

Sesak napas atau pusing yang disertai dengan gejala lainnya, seperti nyeri dada bisa menjadi tanda serangan jantung. Gejala ini lebih sering dialami wanita, meskipun pria juga bisa mengalaminya.

5. Sendawa, mulas dan sakit perut

Dalam beberapa kasus, orang mungkin juga mengalami sakit perut sebagai tanda serangan jantung ringan.

Sendawa, mulas dan sakit perut adalah gejala umum serangan jantung yang sering terlihat pada wanita dibandingkan pria. Jangan abaikan gejala yang berhubungan dengan perut, terutama jika disertai dengan gejala serangan jantung lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Mulai Tidur Jam 10 hingga 11 Malam Menjaga Kesehatan Jantung dalam Jangka Panjang

Studi: Mulai Tidur Jam 10 hingga 11 Malam Menjaga Kesehatan Jantung dalam Jangka Panjang

Health | Rabu, 10 November 2021 | 15:05 WIB

Tak Hanya Stroke, Kolesterol Tinggi Juga Picu Serangan Jantung

Tak Hanya Stroke, Kolesterol Tinggi Juga Picu Serangan Jantung

Sumbar | Sabtu, 06 November 2021 | 09:15 WIB

Efek Samping Kolesterol Tinggi yang Bisa Muncul di Usia 50, Tak Cuma Stroke

Efek Samping Kolesterol Tinggi yang Bisa Muncul di Usia 50, Tak Cuma Stroke

Health | Jum'at, 05 November 2021 | 18:59 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB