Untuk Hidup Lebih Bahagia, Psikolog Sebut Seseorang Perlu 3 Jenis Teman Ini

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 15:14 WIB
Untuk Hidup Lebih Bahagia, Psikolog Sebut Seseorang Perlu 3 Jenis Teman Ini
Ilustrasi Berteman (Unsplash) / Brooke Cagle

Suara.com - Memiliki banyak teman mungkin menyenangkan bagi banyak orang. Namun untuk beberapa orang, memiliki sedikit teman sudah cukup membahagiakan.

Menurut seorang psikolog dan pakar hubungan, menjelaskan ada tiga jenis teman yang harus dimiliki setiap orang.

Dalam video TikTok, psikolog Wendy Walsh mengatakan bahwa setiap orang membutuhkan teman sejarah, teman dengan minat yang sama, dan teman akrab.

Dilansir dari Insider, menurut Walsh mengelilingi diri dengan orang-orang dari ketiga jenis teman tersebut dapat bermanfaat bagi kesehatan mental Anda. Sebab, setiap tipe orang dapat memberikan kebutuhan emosional atau relasional yang berbeda.

Untuk penjelasan lebih detail, teman sejarah adalah mereka yang sudah lama Anda kenal, biasanya sejak kecil. Walsh mengatakan jenis teman seperti ini mengingatkan kita untuk menjadi otentik karena ketika kita menghabiskan waktu bersama mereka,

"Kita dibawa kembali ke masa kecil kita," ujar Walsh.

Selanjutnya dia mengatakan setiap orang juga harus memiliki "teman dengan minat yang sama," atau orang yang Anda bisa menghabiskan waktu bersama karena minat yang sama.

"Kita mungkin memiliki batasan dengan beberapa teman ini, tetapi apa pun kesenangan yang kami lakukan, kita ingin membaginya dengan seseorang," kata Walsh.

Terakhir ada teman akrab, atau orang yang dapat Anda andalkan saat membutuhkan dukungan ekstra. Jenis teman ini adalah penting.

"Itu orang yang bisa Anda hubungi dari ruang gawat darurat rumah sakit atau orang yang akan membawa Anda ke bandara," kata Walsh.

Dia menyarankan setiap orang memiliki satu atau dua teman dekat dalam hidup mereka.

Penelitian menunjukkan orang-orang dengan persahabatan yang kuat lebih mungkin untuk hidup lebih lama dan percaya diri. Di sisi lain, lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi depresi, lapor Insider.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Teman Bumil: 29 Persen Busui Kesulitan Mencari Ruang Laktasi

Survei Teman Bumil: 29 Persen Busui Kesulitan Mencari Ruang Laktasi

Health | Kamis, 11 November 2021 | 15:05 WIB

4 Tipe Teman Beracun yang Sebaiknya Kamu Hindari!

4 Tipe Teman Beracun yang Sebaiknya Kamu Hindari!

Your Say | Kamis, 11 November 2021 | 13:27 WIB

Interaksi Sosial Terbatas, Inilah Dampak Pandemi Terhadap Kesehatan Mental

Interaksi Sosial Terbatas, Inilah Dampak Pandemi Terhadap Kesehatan Mental

Health | Kamis, 11 November 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB