Peneliti: Minum Kopi di Siang Hari Bantu Tingkatkan Mood

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 November 2021 | 18:14 WIB
Peneliti: Minum Kopi di Siang Hari Bantu Tingkatkan Mood
Ilustrasi minum kopi (Unsplash/@taylormae)

Suara.com - Banyak orang mungkin mengira kebiasaan minum kopi tidak menyehatkan. Tapi, para peneliti menemukan minum kopi bisa memperbaiki suasana hati atau mood di siang hari yang membuat lesu.

Sebuah survei pan-Eropa yang didanai oleh Institute for Scientific Information on Coffee menemukan bahwa lebih dari seperempat orang dewasa mengalami depresi dan perasaan sedih yang meningkat saat mendekati musim dingin.

Survei tersebut melibatkan lebih dari 5.000 orang dewasa di Inggris, Italia, Jerman, Finlandia dan Polandia. Sebanyak 21 persen responden merasa lebih cemas ketika hari semakin gelap, 24 persen merasa lebih sulit Konsentrasi, 25 persen kehilangan motivasi untuk olahraga dan 21 persen mengalami penurunan kinerja olahraga.

Lalu, 1 dari 5 orang dewasa mengaku mereka minum kopi untuk meningkatkan mood. Sebanyak 29 persen di antara mengaku minum kopi selama waktu tersebut membuatnya lebih berenergi dan 21 persen menjadi lebih Konsentrasi.

"Ada sebuah bukti yang menunjukkan polifenol kopi dapat melewati sawar darah-otak, yang memberikan efek efek anti-peradangan saraf dan meningkatkan neurogenesis, sehingga mengakibatkan penurunan risiko gangguan kognitif dan afektif," kata Giuseppe Grosso, asisten profesor Universitas Catania dikutip dari Fox News.

Ilustrasi minum kopi (pixabay.com)
Ilustrasi minum kopi (pixabay.com)

Sedangkan, diet yang baik dan teratur bisa membantu memperbaiki suasana hati. Sebuah Penelitian menunjukkan bahwa 75 mg kafein setiap jam dapat memperbaiki suasana hati yang berkelanjutan sepanjang hari.

Tinjauan lebih lanjut menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan memori kerja dan kewaspadaan. Orang-orang juga melaporkan penggunaan kafein untuk aspek sosial serta meningkatkan energi fisik, memperbaiki suasana hati dan manfaat kesehatan lainnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, sekitar 80 persen orang dewasa AS mengonsumsi kafein setiap hari. Kopi memang stimulan dan bisa membantu meningkatkan kewaspadaan, tetapi meminumnya juga bisa membuat Anda sulit tidur.

CDC mencatat bahwa kafein membutuhkan waktu 30 menit untuk bereaksi dan efek itu mungkin akan hilang setelah 5-6 jam. Meskipun, efek susah tidur dari kafein mungkin juga bisa bertahan lama pada beberapa orang.

Anda juga perlu memahami bahwa terlalu banyak asupan kafein bisa menyebabkan gangguan parah pada jantung dan sistem saraf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mood Jelek Bikin Gula Darah Pengidap Diabetes Naik, Apa Kata Dokter?

Mood Jelek Bikin Gula Darah Pengidap Diabetes Naik, Apa Kata Dokter?

Health | Sabtu, 13 November 2021 | 16:50 WIB

4 Makanan yang Ampuh Mengembalikan Mood, Kamu Harus Coba!

4 Makanan yang Ampuh Mengembalikan Mood, Kamu Harus Coba!

Your Say | Jum'at, 12 November 2021 | 19:10 WIB

Biar Waktu Tidur Tidak Terganggu, Hindari Konsumsi Kafein di Sore dan Malam Hari

Biar Waktu Tidur Tidak Terganggu, Hindari Konsumsi Kafein di Sore dan Malam Hari

Health | Kamis, 11 November 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB