Dorong Peningkatan Produksi Vaksin Dunia, Ini Strategi AstraZeneca

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 16 November 2021 | 19:30 WIB
Dorong Peningkatan Produksi Vaksin Dunia, Ini Strategi AstraZeneca
Vaksin AstraZeneca. [ANTARA]

Suara.com - Perusahaan vaksin AstraZeneca mengakui tingginya kebutuhan vaksin Covid-19 di dunia membuat mereka harus terus menggenjot produksi.

Untuk melakukannya, tim peneliti vaksin AstraZeneca dari Jenner Institute Universitas Oxford melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke berbagai negara di dunia untuk mengejar target produksi 3 miliar dosis vaksin AstraZeneca pada akhir 2021.

"Berkaitan dengan AstraZeneca, kita memiliki target distribusi produksi 3 miliar dosis di akhir 2021. Saat ini 1,7 miliar atau hampir 2 miliar dosis," kata salah satu penemu formula vaksin AstraZeneca Carina Citra Dewi Joe kepada Antara TV yang diikuti dari Jakarta.

Carina mengatakan proses produksi vaksin AstraZeneca saat ini dibantu oleh berbagai fasilitas produksi di lima benua, 15 negara dan 25 laboratorium.

Ilustrasi vaksin (pexels.com)
Ilustrasi vaksin (pexels.com)

Hingga saat ini, kata Carina, AstraZeneca telah menyuplai kebutuhan vaksin ke berbagai negara berkembang di dunia melalui fasilitas Covax.

"90 persen suplai dari Covax ke negara berkembang. Kita terus perbaiki proses manufaktur supaya target cepat tercapai," katanya.

Strategi lain menggenjot cakupan vaksinasi AstraZeneca kepada populasi dunia adalah membangun kesepakatan untuk membanderol vaksin dengan harga terjangkau.

Carina mengatakan Oxford memberikan pandangan kepada perusahaan AstraZeneca bahwa banyak negara berkembang memiliki kemampuan finansial yang kurang namun membutuhkan vaksin.

"Kalau mau kerja sama dengan AstraZeneca, mereka tidak boleh ambil keuntungan selama pandemi. Itu ketentuan dari Oxford sebelum kerja sama dengan AstraZeneca," katanya.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin via Whatsapp PeduliLindungi

Peraih penghargaan Pride of Britain di bidang kesehatan itu berpandangan kehadiran vaksin lewat kerja keras peneliti harus menguntungkan banyak masyarakat serta menyelamatkan kehidupan.

"Harapannya negara berkembang beli vaksin ini dengan harga terjangkau supaya banyak nyawa yang terselamatkan," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI