Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit Leptospirosis

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 17 November 2021 | 13:50 WIB
Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit Leptospirosis
Sejumlah anak berenang di lapangan volley yang terendam banjir di Desa Semuntai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

Suara.com - Memasuki musim hujan, ada berbagai penyakit yang harus lebih diwaspadai. Terlebih pada daerah yang rawan banjir karena air kotor juga berpotensi jadi sumber penularan penyakit. 

Dokter spesialis penyakit dalam prof. dr. Zubairi Djurban mengingatkan untuk berhati-hati terhadap paparan penyakit Leptospirosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira.

"Lindungi diri Anda, terutama jika punya luka terbuka. Apalagi hujan akan terus lanjut dalam beberapa hari mendatang," tulis dokter Zubairi melakui akun Twitter resminya, Rabu (17/11/2021).

Ilustrasi banjir Banyuwangi [Foto: Suaraindonesia]
Ilustrasi banjir Banyuwangi [Foto: Suaraindonesia]

Ia menjelaskan bahwa manusia bisa terinfeksi Leptospirosis karena adanya kontak dengan lingkungan yang tercemar oleh bakteri Leptospira. Mikroorganisme tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh melalui kulit lecet, luka, maupun selaput lendir pada mata, mulut, dan kerongkongan.

Agar tetap hidup, bakteri Leptospira akan masuk terlebih dahulu ke tubuh hewan yang bertindak sebagai penampung perantara atau reservoir. Hewan golongan pengerat, seperti tikus, menjadi reservoir utama bagi Leptospira.

"Binatang lain yang juga bisa menjadi reservoir adalah babi, anjing, kucing, atau hewan ternak," imbuh prof Zubairi.

Penularan Leptospirosis bisa mengenai manusia jika bersentuhan dengan urin hewan reservoir tersebut atau bersentuhan dengan air, tanah, maupun sampah yang tercemar.

Prof. Zubairi mengimbau, saat terjadi banjir, usahakan agar tidak terjadi kontak langsung dengan air. Misalnya, dengan memakai sepatu bot atau sarung tangan karet untuk berkebun. 

"Alat-alat itu penting kalau Anda hendak membersihkan pekarangan atau barang yang terkena air banjir. Hati-hati pula jika beli minuman kemasan (kaleng atau plastik)," katanya.

baca juga

"Kalau ingin minum langsung, sebaiknya tempat yang akan bersentuhan dengan mulut dicuci dulu. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di gudang penyimpanan toko. Bisa saja kemasan itu tercemar air kencing tikus," lanjut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Kaltim Terancam Alami Banjir Karena Hujan Lebat Selama 3 Hari

Waspada Kaltim Terancam Alami Banjir Karena Hujan Lebat Selama 3 Hari

Kaltim | Rabu, 17 November 2021 | 12:49 WIB

Bahagia Meski Banjir, Pria Ini Sempat-sempatnya Mancing di Depan Pintu

Bahagia Meski Banjir, Pria Ini Sempat-sempatnya Mancing di Depan Pintu

Bali | Rabu, 17 November 2021 | 12:22 WIB

Mohammad Idris Sebut Bogor Penyebab Banjir di Depok, Bupati Ade Yasin: Sudah Biasa

Mohammad Idris Sebut Bogor Penyebab Banjir di Depok, Bupati Ade Yasin: Sudah Biasa

Bogor | Rabu, 17 November 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×