Garda Terdepan Covid-19 di Inggris, Dr. Irfan Halim Meninggal Sebelum Divaksinasi Booster

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 23 November 2021 | 16:21 WIB
Garda Terdepan Covid-19 di Inggris, Dr. Irfan Halim Meninggal Sebelum Divaksinasi Booster
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Seorang dokter di Inggris, dr. Irfan Halim, meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 setelah dua tahun menjadi garda terdepan penanganan pandemi. Kepergian dr. Halim di Rumah Sakit Royal Brompton, London, tempat terakhirnya menghembuskan napas, menyisakan luka mendalam di hati Saila Halim, sang istri.

Bagaimana tidak, dr. Halim dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada 10 September 2021, tepat enam hari sebelum program vaksin booster disetujui pemerintah Inggris.

Perlu diketahui, pemerintah Inggris melalui NHS baru menyetujui dan meluncurkan vaksinasi booster pada 16 September 2021, dan dr. Halim seharusnya mendapat antrian terdepan sebagai orang yang berisiko terinfeksi karena bekerja di garda terdepan.

Dr. Irfan Halim Meninggal Sebelum Divaksinasi Booster. (Daily Mail)
Dr. Irfan Halim Meninggal Sebelum Divaksinasi Booster. (Daily Mail)

Dr. Halim sudah menerima vaksin dosis lengkap sejak Januari 2021, dan belum dapat perlindungan tambahan dari Covid-19, selain bermodalkan alat pelindung diri (APD) di tubuhnya.

Padahal hampir setiap hari dokter berusia 45 tahun itu menangani pasien Covid-19, yang artinya risiko paparan viral load tubuhnya sangat tinggi terpapar virus.

"Suami saya bekerja jauh dari London, dan saya tidak yakin vaksin mana yang ia terima, tetapi ia divaksinasi lengkap dan selalu mengenakan APD lengkap ketika berada di bangsal," ungkap Saila mengutip Daily Mail, Senin (22/11/2021).

"Ia tidak pernah mengatakan apa-apa tentang vaksin booster," lanjutnya.

Seperti diketahui, dr. Halim meninggal hanya berselang dua bulan usai ia ditugaskan di ruang ICU Covid-19 di Rumah Sakit Great Western, Swindon.

"Ia didapati pingsan saat dapat giliran berjaga, dan diyakini tertular virus," tutur Saila.

baca juga

Perlu diketahui, meski vaksin bisa memberikan perlindungan maksimal dari gejala serius hingga kematian akibat Covid-19, tapi antibodi dari vaksin mulai berkurang setelah 6 bulan, dan tidak lagi 100 persen efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Saran Anak Laki-laki Baiknya Disunat Sejak Bayi, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam?

Dokter Saran Anak Laki-laki Baiknya Disunat Sejak Bayi, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam?

Bekaci | Senin, 22 November 2021 | 13:32 WIB

Dokter Top AS Minta Definisi Vaksinasi Penuh Covid-19 Diubah, Tidak Cukup Hanya Dua Dosis

Dokter Top AS Minta Definisi Vaksinasi Penuh Covid-19 Diubah, Tidak Cukup Hanya Dua Dosis

Health | Senin, 22 November 2021 | 11:23 WIB

Hanya Butuh 3 Rempah, Ini Cara Alami Atasi Gatal di Selangkangan ala Dokter Zaidul Akbar

Hanya Butuh 3 Rempah, Ini Cara Alami Atasi Gatal di Selangkangan ala Dokter Zaidul Akbar

Health | Senin, 22 November 2021 | 11:20 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×