WHO: Vaksin Covid-19 Hanya Manjur 40 Persen untuk Lawan Varian Delta

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 11:13 WIB
WHO: Vaksin Covid-19 Hanya Manjur 40 Persen untuk Lawan Varian Delta
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengatakan bahwa vaksin Covid-19 mampu mengurangi penularan virus corona Covid-19 varian Delta hanya sekitar 40 persen. Karena itu, WHO memperingatkan semua orang untuk tidak merasa aman dan kebal setelah vaksinasi.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan banyak orang yang sudah vaksinasi justru mengira dirinya sudah tidak perlu melakukan tindakan pencegahan lainnya.

Tedros bersikeras bahwa orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh tetap harus menjalani protokol kesehatan untuk menghindari penularan virus corona Covid-19 atau menularkannya ke orang lain.

Ia pun menjelaskan bahwa virus corona varian Delta lebih menular dibandingkan strain aslinya, sehingga vaksin Covid-19 yang sudah disetujui sebelumnya mungkin tidak efektif melawan penularannya.

"Kami prihatin dengan rasa aman palsu bahwa vaksin Covid-19 bisa menghentikan pandemi, sehingga orang-orang justru mengabaikan protokol kesehatan setelah vaksinasi," kata Tedros dikutip dari France24.

ilustrasi vaksin COVID-19. [Envato Elements]
ilustrasi vaksin COVID-19. [Envato Elements]

Menurut Tedros, vaksin Covid-19 memang bisa menyelamatkan nyawa seseorang dari infeksi virus corona Covid-19, tapi tidak sepenuhnya mencegah penularan.

Data menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 mampu menurunkan risiko penularan virus corona sekitar 60 persen. Kini, tingkat kemanjuran vaksin Covid-19 turun menjadi 40 persen untuk melawan varian Delta.

"Jika Anda vaksinasi, Anda memiliki risiko infeksi virus corona parah dan kematian yang jauh lebih rendah didbandingkan Anda yang masih berisiko terinfeksi menulari virus ke orang lain," katanya.

Jika Anda sudah vaksinasi, Anda harus tetap melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri dan orang lain di sekitar dari virus corona Covid-19.

Tindakan pencegahan virus corona Covid-19 ini termasuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian dan memastikan ventilasi udara di dalam ruangan cukup baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Cegah 40 Persen Penularan Varian Delta, Tapi Prokes Harus Tetap Dilakukan

Vaksin Covid-19 Cegah 40 Persen Penularan Varian Delta, Tapi Prokes Harus Tetap Dilakukan

Health | Kamis, 25 November 2021 | 09:19 WIB

Varian Virus Corona Covid-19 dengan 32 Mutasi Ditemukan di 3 Negara

Varian Virus Corona Covid-19 dengan 32 Mutasi Ditemukan di 3 Negara

Health | Kamis, 25 November 2021 | 08:32 WIB

Peneliti Indonesia di AS Kembangkan Kandidat Vaksin COVID-19 yang Lebih Murah

Peneliti Indonesia di AS Kembangkan Kandidat Vaksin COVID-19 yang Lebih Murah

Video | Kamis, 25 November 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB