WHO Meminta Tiap Negara untuk Melakukan 4 Hal Ini Terkait Penyebaran Varian Omicron

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 27 November 2021 | 15:25 WIB
WHO Meminta Tiap Negara untuk Melakukan 4 Hal Ini Terkait Penyebaran Varian Omicron
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan varian baru virus corona B.1.1.529 yang ditemukan di Afrika Selatan dengan nama Omicron, diambil dari huruf Yunani.

Selain itu, atas saran dari Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE), WHO telah menetapkan Omicron sebagai virus yang menjadi perhatian atau Virus of Concern (VOC).

Saran tersebut berdasar beberapa bukti yang menunjukkan perubahan merugikan dalam epidemiologi Covid-19.

"Varian ini memiliki sejumlah besar mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal menunjukkan varian ini meningkatkan risiko infeksi ulang dibandingkan VOC lainnya," tulis WHO dalam lamannya, Jumat (26/11/2021).

Jumlah kasus varian ini juga tampaknya meningkat di hampir semua provinsi di Afrika Selatan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Karenanya, WHO menduga Omicron memiliki keunggulan dalam pertumbuhannya. Terlebih, peneliti telah mendeteksi lonjakan infeksi daripada sebelumnya dalam tes PCR.

WHO pun mengimbau negara-negara lain untuk melakukan hal berikut ini demi mencegah penyebaran Omicron:

  • Meningkatkan upaya pengawasan dan pengurutan untuk lebih memahami varian SARS-CoV-2 yang beredar.
  • Mengirimkan urutan genom lengkap dan metadata terkait database yang tersedia untuk umum, seperti GISAID.
  • Melaporkan kasus atau klaster awal terkait dengan infeksi VOC ke WHO melalui mekanisme IHR.
  • Jika ada kapasitas dan berkoordinasi dengan komunitas internasional, melakukan investigasi lapangan dan penilaian laboratorium untuk meningkatkan pemahaman tentang potensi dampak VOC pada epidemiologi COVID-19, tingkat keparahan, efektivitas tindakan kesehatan masyarakat dan sosial, metode diagnostik, respons imun, antibodi netralisasi, atau karakteristik lain yang relevan.

Selain itu, tiap negara juga harus memperingatkan masyarakatnya untuk tetap mempraktikkan mitigasi Covid-19 demi mengurangi risiko penyebaran virus corona, seperti memakai masker, menjaga jarak fisik, hingga mendapat vaksinasi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Batam | Sabtu, 27 November 2021 | 12:55 WIB

Jadi Perhatian WHO, Varian Baru Virus Corona B11529 Resmi Dinamai Omicron

Jadi Perhatian WHO, Varian Baru Virus Corona B11529 Resmi Dinamai Omicron

Health | Sabtu, 27 November 2021 | 10:18 WIB

WHO Khawatir Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Berdampak pada Pengobatan dan Vaksin

WHO Khawatir Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Berdampak pada Pengobatan dan Vaksin

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 20:42 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB