Sudah Masuk ke Israel, Varian Omicron Memiliki 30 Mutasi yang Tidak Biasa

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 27 November 2021 | 14:18 WIB
Sudah Masuk ke Israel, Varian Omicron Memiliki 30 Mutasi yang Tidak Biasa
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeteksi adanya varian baru virus corona yang dikenal sebagai B.1.1.529 di Afrika Selatan. Virus ini memiliki banyak mutasi di bagian protein lonjakannya.

WHO telah memberi nama varian ini sebagai Omicron, yang diambil dari huruf Yunani.

Berdasarkan New Scientist, varian ini pertama kali terdeteksi pada 23 November di Afrika Selatan, dalam sampel yang diambil pada 9 November.  WHO mendapat laporan pada 24 November.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla menduga varian ini yang menyebabkan peningkatan harian dalam beberapa hari terakhir.

WHO mendaftarkan Omicron sebagai varian yang sedang dalam pemantauan, tetapi Kelompok Penasihat Teknis tentang Evolusi Virus SARS-CoV-2 WHO telah menyarankan untuk mengubah statusnya menjadi varian yang menjadi perhatian.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Mutasi pada Omicron

Ahli dari Universitas Cambridge Sharon Peacock mengatakan bahwa varian B.1.1.529 ini memiliki kumpulan mutasi yang tidak biasa.

Ada 30 mutasi pada protein lonjakan, bagian virus yang bertugas menempel pada sel manusia. Badan Keamanan Kesehatan Inggris (HSA) menduga mutasi lainnya dapat membantu virus corona ini melewati sistem kekebalan, membuatnya lebih menular dan kurang rentan terhadap pengobatan yang ada.

Peneliti dari Imperial College London Wendy Barclay mengungkap bahwa peneliti belum sepenuhnya memahami varian baru ini, termasuk dampaknya terhadap vaksin.

baca juga

Tetapi, secara teori jumlah perubahan di seluruh bagian antigenik pada protein lonjakan berarti akan mengganggu efektivitas antibodi yang dibangun oleh vaksin Covid-19.

Mutasi pada bagian Omicron yang dikenal sebagai 'situs pembelahan furin' mirip dengan yang terlihat pada varian Alpha dan Delta. Tugasnya untuk membantu virus menyebar lebih mudah.

"Sangat masuk akal, secara biologis, jika B.1.1.529 memiliki transmisibilitas yang lebih besar daripada Delta," jelas Barclay.

Ada mutasi juga berarti bahwa varian baru ini berisiko lebih resisten terhadap terapi antibodi, seperti yang dikembangkan oleh perusahaan Regeneron.

"Itu benar-benar memprihatinkan," sambung Barclay.

Berita baiknya tentang varian ini adalah tidak ada tanda bahwa Omicron menyebabkan Covid-19 parah.

Sekuensing genomik mendeteksi Omicron sudah menyebar di Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong.

Ada juga laporan kasus di Israel, yang tampaknya berasal dari seorang yang telah melakukan perjalanan ke Malawi, dan di Belgia, dari seseorang yang pulang dari Mesir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Batam | Sabtu, 27 November 2021 | 12:55 WIB

Cegah Varian Baru, Sufmi Dasco: Perlu Pembatasan Perjalanan dari Afrika Selatan

Cegah Varian Baru, Sufmi Dasco: Perlu Pembatasan Perjalanan dari Afrika Selatan

DPR | Sabtu, 27 November 2021 | 12:27 WIB

Muncul Varian Omicron, AS Larang Pelancong dari 8 Negara Afrika Masuk

Muncul Varian Omicron, AS Larang Pelancong dari 8 Negara Afrika Masuk

Lampung | Sabtu, 27 November 2021 | 11:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×