Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 30 November 2021 | 19:30 WIB
Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini
Ilustrasi mencukur bulu kemaluan.

Suara.com - Saat bicara soal menghilangkan bulu kemaluan di sekitar vagina, mencukur dikenal sebagai metode yang dilakukan banyak orang.

Penting diingat bulu kemaluan ada karena suatu alasan. Ia memiliki fungsi melindungi dari infeksi dan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa harus menyingkirkannya.

Dr Rinky Kapoor, Konsultan Dermatologis, Dermatologis Kosmetik dan Ahli Bedah Kulit, The Esthetic Clinics mengatakan, bahwa mencabut bulu kemaluan sama sekali tidak wajib.

Meski sebenarnya tidak ada salahnya memangkas bulu kemaluan, tapi ada waktu dan kondisi yang sebaiknya dihindari. Dilansir dari Healthshots, berikut ini waktu yang mesti dihindari.

Jika ada infeksi

Infeksi vagina. 

Baik itu infeksi jamur, bakterial vaginitis, atau yang lainnya, seorang harus menghindari mencukur di sana. Mencukur dapat menyebarkan infeksi. Bahkan, Anda perlu memberi tahu dokter Anda tentang hal yang sama.

Saat melakukan aktivitas seksual

Jika berencana untuk melakukan hubungan fisik dengan pasangan, disarankan untuk menghindari mencukur di sana karena bulu kemaluan bertindak sebagai penghalang. Gesekan itu setelah Anda bercukur dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan bulu tumbuh ke dalam. Tidak hanya itu, Anda juga akan rentan terhadap penyakit menular seksual (PMS).

bulu tumbuh ke dalam

baca juga

Tidak perlu dipikirkan lagi bahwa terlalu banyak mencukur dapat mengundang bulu yang tumbuh ke dalam dan bahkan peradangan kulit. Dengan demikian, ada kemungkinan infeksi yang lebih tinggi di sana. Sebaiknya istirahat sejenak dari bercukur. Lanjutkan bercukur hanya setelah berbicara dengan ahlinya.

Saat menstruasi

Jika Anda salah satu dari mereka yang memakai pembalut saat menstruasi, Anda pasti tidak ingin bercukur di bawah sana. Kulit yang baru dicukur rentan terhadap iritasi, dan penggunaan pembalut yang terus-menerus menyebabkan gesekan pada kulit. Jadi, akan ada ruam, benjolan dan bahkan ada yang akan merasakan sakit di bawah sana. Cobalah untuk menunggu sampai menstruasi selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks

4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 20:10 WIB

Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!

Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!

Health | Rabu, 17 November 2021 | 20:00 WIB

Mengenal Magic Chair, Teknologi Mengencangkan Miss V Selain Senam Kegel

Mengenal Magic Chair, Teknologi Mengencangkan Miss V Selain Senam Kegel

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×