Jarang Diketahui, Ini Tanda-tanda Seorang Terkena Serangan Asma

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 Desember 2021 | 18:30 WIB
Jarang Diketahui, Ini Tanda-tanda Seorang Terkena Serangan Asma
Penyakit Asma (Shutterstock)

Suara.com - Setiap pasien asma memiliki pengalaman mereka sendiri saat mengalami serangan penyakit tersebut. Satu-satunya kesamaan bahwa hal itu sama-sama menimbulkan trauma bagi semua orang.

Ini bisa berupa nyeri tumpul di dada atau bengkak atau sesak di dada. Beberapa menggambarkannya seolah-olah udara diperas keluar dari paru-paru mereka, sementara yang lain seperti bernapas melalui sedotan yang terjepit.

Dilansir dari Times of India, asma adalah suatu kondisi di mana saluran udara yang mengalirkan udara ke paru-paru menyempit, membengkak dan mungkin mulai memproduksi lendir ekstra.

Saat menghirup zat yang mengiritasi—seperti serbuk sari, debu, udara kering, bulu hewan peliharaan, atau asap, saluran udara menjadi lebih bengkak dan otot-otot di sekitarnya mengencang.

Ini dapat membuat sulit bernapas dan menyebabkan serangan asma. Kondisi ini tidak dapat diubah dan hanya dapat dikontrol melalui pengobatan.

Dr Rommel Tickoo, direktur, penyakit dalam di Max Hospitals-Saket, Delhi mengatakan bahwa serangan asma ringan dapat dengan mudah dikelola di rumah dengan bantuan nebulizer dan inhaler. Hanya mereka yang menderita serangan asma parah yang memerlukan rawat inap.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa "episode serangan asma parah yang umum di antara mereka yang memiliki masalah terkait dada, asma kronis, bronkitis kronis, COPD dan perokok. Orang lain mungkin mengalaminya 1-2 kali dalam setahun, setiap kali terkena iritasi." Berikut adalah 6 gejala umum serangan asma.

Sesak Napas

Menurut Dr Tickko, sesak napas adalah salah satu tanda pertama asma dan tiba-tiba. Itu terjadi ketika saluran udara meradang dan menyempit. Karena itu tidak dapat mengangkut jumlah oksigen yang dibutuhkan ke paru-paru. Itu membuat orang tersebut merasa kehabisan nafas

baca juga

Mengi

Peradangan pada pipa udara selama serangan asma mempersempitnya, sehingga sulit untuk menghirup jumlah oksigen yang dibutuhkan. Ini menyebabkan suara mengi saat menghirup udara. "Pada serangan akut, ada banyak mengi di awal. Itu adalah suara musik yang dihasilkan saat bernafas diikuti dengan batuk dan masalah lainnya," katanya.

Batuk

Iritan seperti debu, kabut, asap dan serbuk sari memicu serangan asma. Ketika partikel mikro ini memasuki saluran udara, mereka menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran tersebut.

Mereka merangsang saraf yang memberi sinyal pada otak Anda untuk membuat otot-otot di dada dan perut Anda mengeluarkan udara dari paru-paru Anda dengan batuk. Ini adalah tanda khas lain dari serangan asma. Menurut ahli, batuk tidak umum terjadi. Terkadang hanya mengi dan sesak napas.

Dada sesak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bila Sesak Napas Mucul Saat Jalan dan Mandi, Bisa Jadi Tanda Penyakit PPOK

Bila Sesak Napas Mucul Saat Jalan dan Mandi, Bisa Jadi Tanda Penyakit PPOK

Malang | Minggu, 28 November 2021 | 17:25 WIB

Peradangan Lambung Bisa Bikin Sesak Napas? Ini Penjelasan dari Dokter

Peradangan Lambung Bisa Bikin Sesak Napas? Ini Penjelasan dari Dokter

Health | Selasa, 23 November 2021 | 14:54 WIB

Waspada, Iniah Alasan Penderita Asma Harus Menghindari Paparan Asap Rokok

Waspada, Iniah Alasan Penderita Asma Harus Menghindari Paparan Asap Rokok

Health | Senin, 22 November 2021 | 20:57 WIB

Terkini

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

Bali | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:09 WIB

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Bali | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:58 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?

Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan

Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:47 WIB

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:39 WIB

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

×