alexametrics

Tungkai Lengan Sering Lemas? Bisa Jadi Gejala Rematik Autoimun Dampak Long Covid-19

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Tungkai Lengan Sering Lemas? Bisa Jadi Gejala Rematik Autoimun Dampak Long Covid-19
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

Long Covid-19 merupakan gejala sisa yang kerap dirasakan pasien usai sembuh dari infeksi virus Corona. Salah satu gejalanya adalah tungkai lengan yang sering lemas.

Suara.com - Long Covid-19 merupakan gejala sisa yang kerap dirasakan pasien usai sembuh dari infeksi virus Corona. Salah satu gejalanya adalah tungkai lengan yang sering lemas.

Menurut pakar, jika Anda penyintas Covid-19 dan mengalami gejala lengan sering lemas, bisa jadi Anda mengidap rematik autoimun.

Hal ini diungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi, Dr. dr. Rudy Hidayat, yang mengatakan bahwa orang dengan autoimun mengalami dampak yang lebih besar usai terinfeksi Covid-19.

Bahkan dampaknya bisa lebih berat jika pasien rematik autoimun tersebut mengonsumsi imunosupresan, yakni obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Waspada! Penyakit Rematik Kronis Mengancam Penyintas yang Sembuh dari Covid-19

Ilustrasi radang sendi, asam urat, nyeri sendi. (Shutterstock)
Ilustrasi rematik, asam urat, nyeri sendi. (Shutterstock)

"Di samping itu, infeksi juga dapat menjadi pemicu aktivitas penyakit autoimun," ujar dr. Rudy dalam keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (4/12/2021).

Sehingga kekambuhan autoimun rematik seperti lengan atau tungkai lemah, nyeri otot, nyeri sendi, kekakuan, bengkak, kesemutan, dan fatique atau kelelahan bisa dialami saat terinfeksi Covid-19.

Bahkan gejala tersebut masih dirasakan meski sudah dinyatakan sembuh sekalipun, bukan hal yang aneh karena hampir pasti terjadi.

Itu kenapa menurut dokter yang berpraktik di RSPI Pondok Indah itu, orang dengan autoimun rematik yang terkontrol disarankan segera mendapat suntikan vaksinasi Covid-19.

Selanjutnya, apabila gejala sisa yang menyebabkan kekambuhan autoimun masih terus terjadi hingga lebih dari 3 minggu, disarankan ke dokter untuk dievaluasi dan mendapatkan penanganan.

Baca Juga: Jurnal Melaporkan Muncul Penyakit Rematik Setelah Sembuh dari Covid-19

"Untuk membedakan mana yang merupakan manifestasi dari rematik-autoimun atau merupakan manifestasi post-covid syndrome, atau justru kombinasi dari keduanya," tutup dr. Rudy.

Komentar