4 Cara Menurunkan Darah Tinggi, Lakukan Mulai Sekarang

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 09 Desember 2021 | 12:30 WIB
4 Cara Menurunkan Darah Tinggi, Lakukan Mulai Sekarang
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Jika kamu menghadapi komplikasi tekanan darah tinggi seperti stroke atau serangan jantung, segera hubungi dokter. Jangan mencoba pengobatan rumahan dalam situasi serius seperti itu. Namun sebelum berubah parah, bagaimana cara menurunkan darah tinggi?

Diketahui, tekanan darah tinggi terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang sangat kecil atau disebut juga arteriol. Akibatnya, jantung harus memompa lebih keras untuk mengatasi resistensi di dasar pembuluh darah yang menyempit. Hal ini menyebabkan peningkatan tekanan di dalam pembuluh.

Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), ada beberapa cara menurunkan darah tinggi yang bisa kamu lakukan melansir dari situs mayoclinik, Kamis (9/12/2021). Adapun caranya yaitu sebagai berikut:

1. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan merupakan salah satu cara paling efektif dalam mengontrol tekanan darah. Umumnya, tekanan darah meningkat seiring dengan meningkatnya berat badan. Setidaknya, tekanan darah dapat berkurang sekitar 1 mm Hg (milimeter merkuri) per setiap kilogram (2,2 pon) berat badan yang kamu turunkan.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

2. Olahraga teratur

Olahraga juga menjadi salah satu cara efektif untuk menurunkan tekanan darah. Aktivitas fisik secara teratur setidaknya sekitar 30 menit setiap hari dalam seminggu dapat membantu menurunkan tekanan darah sekitar 5 sampai 8 mm Hg. Pastikan untuk konsisten berolahraga, karena jika berhenti olahraga maka tekanan darah akan meningkat lagi.

3. Mengonsumsi makanan sehat

Makan makanan sehat juga ampuh untuk menurunkan darah tinggi. Kamu bisa mengonsumsi makanan sehat seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak serta meminimalisir mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Setidaknya kamu dapat menurunkan tekanan darah hingga 11 mm Hg. Pola makan seperti ini dikenal sebagai diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

4. Kurangi makanan yang mengandung natrium

Mengurangi asupanan makanan yang mengandung natrium juga dapat menurunkan tekanan darah 5 sampai 6 mm Hg. Secara umum, kamu bisa mengurani natrium di bawah 2.300 miligram (mg) per sehari. Namun, akan lebih bagus bagi orang dewasa jika mengonsumsi asupan natrium di bawah 1.500 mg per hari.

Demikian informasi mengenai cara menurunkan darah tinggi yang penting untuk diketahui. Mari selalu jaga kesehatan kita agar terhindar dari berbagai penyakit.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Rumah Hantu, Remaja Ini Ketakutan Hingga Tewas Mendadak

Masuk Rumah Hantu, Remaja Ini Ketakutan Hingga Tewas Mendadak

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 15:20 WIB

Kronologi Pengendara Honda Beat Kejang Kemudian Meninggal di Padanggalak Sanur

Kronologi Pengendara Honda Beat Kejang Kemudian Meninggal di Padanggalak Sanur

Bali | Rabu, 08 Desember 2021 | 07:59 WIB

Uji Nyali ke Rumah Hantu, Remaja Ini Meninggal Kena Serangan Jantung

Uji Nyali ke Rumah Hantu, Remaja Ini Meninggal Kena Serangan Jantung

Lifestyle | Selasa, 07 Desember 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB